Mega Proyek Flyover Mangli Jember Dimulai Akhir 2026, Gus Fawait: Simbol Kota Modern Pengurai Macet

Create: Tue, 22/09/2026 - 06:34
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, menegaskan bahwa rencana pembangunan Flyover Mangli bukan sekadar wacana belaka. Proyek infrastruktur skala besar ini disiapkan sebagai solusi tuntas mengurai kemacetan sekaligus menjadi simbol transformasi Jember menuju kota besar yang modern.

​Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gus Fawait dalam program interaktif Gus Bupati Menyapa, Minggu (20/9/2026) malam.

​"Yang jelas rencana flyover perkembangannya sudah on the track," tegas Fawait dikutip ewarta.co.

​Ia juga menepis berbagai pandangan miring maupun komentar bernada meremehkan dari sejumlah pihak di media sosial terkait komitmen pembangunan di Jember. Menurutnya, proyek strategis ini justru mendapat respons yang sangat agresif dan positif dari Pemerintah Pusat.

​Saat ini, tahapan pembangunan Flyover Mangli telah memasuki proses studi kelayakan (Feasibility Study/FS), dengan progres yang bahkan berjalan lebih cepat dibandingkan proyek revitalisasi Pasar Tanjung.

​Pemerintah daerah saat ini sedang mengkaji dua skenario utama pembangunan beserta rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Mangli-Kaliwates.

​"Jadi ada dua opsi, pertama panjang jalan layang 700 meter dan yang kedua panjang jalan layang lebih dari 1 kilometer (1 km+)," ungkapnya. Selain itu, dikaji pula opsi perluasan Pasar Mangli-Kaliwates sebagai bagian dari penataan kawasan terpadu.

​Bupati berlatar belakang santri ini memproyeksikan bahwa jika seluruh tahapan berjalan lancar tanpa kendala, pengerjaan konstruksi fisik sudah bisa dimulai pada akhir tahun 2026.

​"Pengerjaan fisik diperkirakan memakan waktu sekitar dua tahun dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2028," jelasnya.

​Gus Fawait menegaskan kembali bahwa kehadiran flyover ini murni untuk kemajuan daerah dan bukan sekadar ambisi pribadi. Ia mencontohkan sejumlah daerah di Jawa Timur yang telah lebih dulu memiliki infrastruktur jalan layang sebagai ciri kawasan perkotaan maju, seperti Surabaya, Sidoarjo, hingga Kabupaten Malang.

​"Flyover bukan ambisi kita, tetapi flyover adalah bagian dari simbol bahwa Jember sudah layak menjadi kabupaten atau kota besar dengan infrastruktur modern," pungkasnya.

​Penulis: Hafit

Foto: Gus Fawait saat live dalam program Gus Bupati Menyapa