BOLTIM, eWarta.co – Dukungan dan perhatian yang diberikan Kapolres Bolaang Mongondow Timur, Golfried Hasiholan Pakpahan, kepada masyarakat penambang emas tradisional mendapat apresiasi dari berbagai kalangan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Masyarakat menilai kehadiran jajaran kepolisian di tengah aktivitas pertambangan rakyat tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor tersebut.
Menurut sejumlah tokoh masyarakat, perhatian yang diberikan Kapolres Boltim dinilai telah membantu menciptakan situasi yang kondusif sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik. Mereka menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan usaha masyarakat, khususnya para penambang tradisional.
"Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bapak Kapolres Boltim atas dukungan dan pengayoman yang diberikan kepada masyarakat penambang. Kehadiran beliau sangat berarti dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memberikan dampak positif terhadap roda perekonomian warga," ungkap salah satu tokoh masyarakat.
Selain menjaga situasi kamtibmas, Kapolres Boltim juga dinilai sebagai sosok yang terbuka dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Pendekatan humanis yang diterapkan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Masyarakat berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara kepolisian dan warga dapat terus dipertahankan. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan sosial maupun ekonomi di daerah dapat dihadapi secara bersama-sama demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan terciptanya lingkungan yang aman serta kondusif.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan masyarakat atas dedikasi dan pengabdian jajaran kepolisian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di wilayah Bumi Timur Totabuan.
(RDM).









