Jalan Gumitir Retak Sepanjang 30 Meter, BPBD Jember Pangkas Pohon Beringin Raksasa untuk Cegah Longsor

Create: Sat, 10/10/2026 - 19:32
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co — Bahu Jalan Nasional Gumitir yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi mengalami retak sepanjang 30 meter. Sebagai langkah antisipasi longsor susulan, pemerintah bergerak cepat dengan memangkas (perempesan) pohon beringin berukuran raksasa di lokasi kejadian.

​Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jember, Maryani, S.Kom., M.M., mengatakan bahwa penanganan ini dilakukan pada Sabtu (10/10/2026) bersama tim gabungan. Tim tersebut terdiri dari BBPJN, Dinas PUPR Jember, Satlantas Polres Jember, Dishub Kabupaten Jember, Perhutani, serta Forkopimcam Silo.

​"Kami melaksanakan perempesan pohon beringin di bahu jalan nasional Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. Berdasarkan laporan masyarakat, terjadi keretakan sepanjang 30 meter di KM 230+980 SBY, di mana terdapat satu pohon beringin berdiameter kurang lebih 1,5 meter," ujar Maryani.

​Menurutnya, pohon beringin tersebut memiliki dua sisi mata uang. Di satu sisi akarnya dapat menahan tanah, namun di sisi lain ranting dan dahannya berpotensi memicu longsor.

​"Berpotensi terjadi longsor jika dahan-dahan yang menjulang dibiarkan karena bisa menarik beban tanah. Jadi, hari ini kami bersama tim gabungan melakukan perempesan pada pohon tersebut," jelasnya.

​Selain pohon beringin raksasa, tim gabungan juga memangkas sejumlah dahan pohon yang menutupi Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar kawasan Gumitir menyusul banyaknya keluhan warga terkait kondisi jalan yang gelap gulita pada malam hari.

​"Ada beberapa pohon yang menutupi PJU, sehingga kami turut merempesnya. Pemangkasan dilakukan secara selektif mengingat lokasi tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung," terangnya.

​Selain perempesan pohon, penanganan di titik jalan yang retak turut dilakukan melalui penambalan aspal dan pemasangan sand bag (karung pasir).

​"Penambalan sudah dilakukan. Berdasarkan hasil rapat koordinasi, targetnya hingga hari Sabtu ini sudah diselesaikan oleh pihak BBPJN," ungkap Maryani.

​"Untuk pemasangan sand bag, posisinya ditaruh di bahu jalan bagian bawah guna menahan potensi longsor di sebelah kanan retakan. Selain itu, rambu-rambu peringatan juga telah dipasang agar pengendara lebih berhati-hati saat melewati tikungan tersebut," pungkasnya.

​Penulis: Hafit