Integritas Komisioner Bawaslu Seluma Dipertanyakan

 

SELUMA, eWarta.co -- Badan Pegawaa Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Seluma lantik Panwascam Yang Pernah Bermasalah. Mantan Ketua Bawaslu Seluma, Suryadi mempertanyakan integritas dari komisioner Bawaslu Seluma atas pelantikan panitia pengawas kecamatan (Panwascam) yang dilakukan pada Sabtu 25 Mei 2024 yang lalu. 

Karena adanya salah satu anggota panwascam yang sebelumnya bermasalah terkait etik, namun kembali dilantik setelah lolos evaluasi jalur existing.

Anggota panwascam yang dimaksud yaitu Supni Zahri, anggota Panwascam asal Semidang Alas Maras yang sebelumnya pada tahun 2023 lalu terkena peringatan keras dan sanksi etik lantaran terlibat dugaan pungutan liar (Pungli) dalam perekrutan anggota pengawas kelurahan dan desa (PKD).

"Saat itu Supni Zahri memang tidak dipecat sebagai anggota Panwascam, hanya dicopot dari jabatannya sebagai Ketua. Karena adanya keterangan dari pemberi bahwa ia sempat menolak, " Sampainya, Selasa (28/5/2024). 

Suryadi juga mempertanyakan integritas dari salah satu anggota Bawaslu Seluma saat ini, yaitu Medi Zalega karena sebelumnya waktu pengusutan kasus, beliau adalah staf pada divisi penindakan dan pelanggaran yang dipimpin Suryadi. Artinya saat itu Medi sangat tau persis permasalahannya.

Jadi jika anggota panwascam yang melanggar integritas berhasil lolos, artinya Bawaslu yang meloloskan juga patut dipertanyakan integritasnya.

Suryadi menyebut memang tidak ada pasal dalam undang undang yang melarang hal tersebut, namun ada pasal yang menyebutkan bahwa sebagai penyelenggara pemilu harus memiliki integritas.

"Tidak mungkin Medi 'Komisioner Bawaslu' tidak tau, saat itu dia juga ikut dalam proses penindakannya. Harusnya saat evaluasi ia memberitau yang lainnya untuk mempertimbangkan rekam jejak dari Supni,"tutupnya.(Rns)