Pemkab Jember Bergerak ke Kemensos, Minta Tambah Kuota Bansos Hingga 80 Persen dan Kejar Alat Bantu Disabilitas

Create: Thu, 24/09/2026 - 14:13
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak cepat ke pemerintah pusat demi mengoptimalkan bantuan sosial (bansos) serta pemenuhan hak penyandang disabilitas. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) bersama Diskominfo Jember melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI pada Rabu (23/9/2026).

​Kepala Dinsos PPPA Jember, Lingga Diputra, menyampaikan ada dua poin krusial yang dibawa dalam pertemuan tersebut.

​Pertama, terkait kuota bansos yang belum terpenuhi. Berdasarkan hasil evaluasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos per Agustus 2026, Kabupaten Jember mencatatkan under kuota sebanyak 9.815 data penerima manfaat.

​"Guna memaksimalkan jangkauan bantuan, Pemkab Jember mengajukan permohonan agar kuota tersebut dapat ditingkatkan hingga mencapai target minimal 80 persen," ujar Lingga, Kamis (24/9/2026).

​Lingga menegaskan, Pemkab mendorong agar penambahan kuota diselesaikan sekaligus, tidak dicicil bertahap.

​"Kami mendorong penambahan kuota ini tidak dilakukan secara bertahap, melainkan selesai sekaligus. Namun, pelaksanaannya tentu tetap menyesuaikan dengan kebijakan dan pembagian kuota bersama kabupaten lain," tegasnya.

​Poin kedua berkaitan dengan ketersediaan alat bantu disabilitas. Dinsos Jember berkoordinasi dengan Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos mengenai penyediaan tangan dan kaki palsu.

​Dari total 49 usulan alat bantu yang diajukan Pemkab Jember, baru 20 usulan yang masuk prioritas penerima. Sementara 29 usulan sisanya masih memerlukan perbaikan serta pemutakhiran data administratif agar tepat sasaran bagi masyarakat kurang mampu.

​Selain alat bantu reguler, Pemkab Jember turut memperjuangkan kebutuhan khusus bagi atlet disabilitas berprestasi. Lingga mencontohkan keberadaan atlet sepak bola disabilitas asal Jember yang berkiprah di tingkat internasional dan membutuhkan kaki palsu berbahan carbon dengan spesifikasi khusus.

​Guna merealisasikan bantuan alat bantu khusus tersebut, Kemensos menyarankan agar Pemkab Jember juga menjalin koordinasi lintas kementerian bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

​Penulis: Hafit