MANCHESTER – Erling Haaland meminta seluruh elemen Manchester City tetap bersatu dan menjaga sikap positif di tengah tekanan yang dihadapi klub. Pernyataan penyerang asal Norwegia tersebut muncul setelah City dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran aturan finansial Liga Inggris.
Haaland menegaskan bahwa para pemain harus tetap fokus menghadapi pertandingan dan saling memberikan dukungan. Menurutnya, kekompakan menjadi hal penting ketika klub berada dalam situasi yang tidak mudah.
“Kami harus tetap positif, melihat ke depan, mencoba memenangkan pertandingan dan menikmati situasi. Kami harus tetap bersama dan saling memberikan dukungan. Jadi, tetap bersama, nikmati perjalanan, dan tersenyumlah,” kata Haaland, dikutip dari situs resmi Manchester City, Jumat (9/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan ketika masa depan Manchester City tengah menjadi sorotan akibat persoalan finansial yang berpotensi berujung pada sanksi berat.
Manchester City Terancam Sanksi Berat
Manchester City menghadapi kemungkinan hukuman setelah komisi independen menyatakan klub melakukan lebih dari 100 pelanggaran aturan finansial Liga Inggris.
Dalam laporan tersebut, City disebut menggunakan kontrak komersial yang dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya untuk meningkatkan pendapatan dan menekan biaya lebih dari 900 juta pound sterling selama periode 2009 hingga 2018.
Sanksi yang berpotensi dijatuhkan mencakup pengurangan poin dalam jumlah besar hingga degradasi dari kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Situasi ini menjadi perhatian karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan klub, tetapi juga dapat memengaruhi para pemain dan masa depan tim dalam kompetisi.
Meski Haaland baru bergabung dengan City pada 2022, ia tetap berpotensi merasakan dampak dari keputusan yang nantinya dijatuhkan.
Haaland Tegaskan Kepedulian terhadap City
Haaland mengaku memiliki ikatan kuat dengan Manchester City dan para pendukungnya. Ia mengatakan turut merasakan kekhawatiran yang dialami suporter ketika klub menghadapi situasi sulit.
“Saya sangat peduli dengan City, harus saya katakan. Saya sangat peduli dengan para fans karena saya sendiri adalah seorang fans. Saya juga merasakan apa yang mereka rasakan,” ujar Haaland.
Penyerang berusia 26 tahun tersebut telah mencetak 169 gol dalam 205 pertandingan bersama City, menurut laporan ANTARA. Kontribusinya menjadikan Haaland salah satu pemain penting dalam skuad yang kini menghadapi ketidakpastian terkait perkara finansial klub.
Haaland juga masih terikat kontrak dengan City hingga 2034 setelah menandatangani kesepakatan baru pada 2025. Namun, kemungkinan sanksi berat dapat memunculkan spekulasi mengenai masa depan pemain tersebut apabila kondisi klub berubah secara signifikan.
Liverpool Jadi Ujian Berikutnya
Manchester City dijadwalkan menghadapi Liverpool pada Minggu (11/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi tim di tengah perhatian besar terhadap persoalan yang sedang dihadapi klub.
City perlu menjaga fokus di lapangan agar situasi di luar pertandingan tidak mengganggu persiapan tim. Pesan Haaland tentang persatuan juga menjadi pengingat bahwa para pemain harus tetap bekerja sama menghadapi tekanan.
Meski kemungkinan hukuman masih menjadi perhatian, Haaland memilih menekankan dukungan antarpemain dan pentingnya menatap pertandingan berikutnya.
Bagi Manchester City, menjaga konsistensi permainan sekaligus menghadapi ketidakpastian di luar lapangan menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.










