18.142 Warga Kota Bengkulu Terima BPNT Triwulan Kedua, Dinsos Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Create: Thu, 09/07/2026 - 14:49
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat rentan. Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 18.142 warga Kota Bengkulu tercatat telah menerima penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) triwulan kedua.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi harian masyarakat ekonomi lemah. Pemerintah berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang terus mengalami perubahan.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan program BPNT berjalan optimal berkat pengawasan ketat serta koordinasi hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. Menurutnya, penyaluran bantuan tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Penyaluran bantuan BPNT yang menyentuh angka 18.142 warga Kota Bengkulu ini merupakan wujud nyata kepedulian dan perhatian mendalam dari Pemerintah terhadap warganya. Kami di Dinas Sosial ingin memastikan tidak ada masyarakat rentan dan berhak yang luput atau terabaikan dari program-program perlindungan sosial milik pemerintah,” ujar Afriyenita, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, warga yang masuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak mendapatkan bantuan secara rutin setiap triwulan. Bagi penerima yang juga terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan yang diterima dapat lebih besar untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan kesehatan keluarga.

Afriyenita menyebutkan, sebagian penerima manfaat yang belum melakukan pencairan masih dalam proses verifikasi berkelanjutan. Dinas Sosial Kota Bengkulu terus melakukan penelusuran data bersama aparatur kelurahan dan kecamatan untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Akurasi data kemiskinan menjadi perhatian utama guna mencegah terjadinya salah sasaran maupun tumpang tindih penerima bantuan sosial. Petugas pendamping di lapangan juga terus diarahkan agar melakukan validasi data secara profesional, objektif, dan sesuai kondisi masyarakat.

Dengan pembaruan data yang dilakukan secara berkala, Pemerintah Kota Bengkulu berharap program bantuan sosial dapat berjalan lebih maksimal. Bantuan pangan tersebut diharapkan mampu menjadi stimulan bagi masyarakat rentan untuk memperkuat kondisi ekonomi hingga dapat keluar dari kemiskinan secara mandiri.

Selain itu, masyarakat penerima bantuan diimbau agar menggunakan dana bantuan secara bijak untuk kebutuhan yang bersifat positif, seperti pemenuhan pangan, pendidikan, dan kebutuhan keluarga lainnya.

Dinsos Kota Bengkulu juga mengingatkan bahwa penerima bantuan dapat dikecualikan atau dicoret apabila dalam satu Kartu Keluarga (KK) terdapat anggota yang berstatus ASN, TNI, atau Polri. Selain itu, penerima juga dapat dikeluarkan apabila Nomor Induk Kependudukan (NIK) teridentifikasi terkait aktivitas judi online (judol), pinjaman online (pinjol), maupun layanan paylater.