Unib Siapkan Pendidikan bagi Calon Mahasiswa Asal Gaza

Tags

 

BENGKULU, eWarta.co – Universitas Bengkulu (Unib) memastikan seorang calon mahasiswa asal Gaza, Palestina, tetap mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum, meski hingga kini belum dapat berangkat ke Bengkulu.

Rektor Unib Prof. Indra Cahyadinata mengatakan calon mahasiswa tersebut telah mendaftar di Fakultas Hukum Unib. Namun, proses keberangkatannya masih terkendala situasi di Gaza yang membuat akses keluar wilayah tersebut belum mudah.

“Salah satunya di Fakultas Hukum itu ada satu pendaftar dari Gaza. Cuma sekarang belum datang karena kesulitan untuk keluar dari Gaza,” kata Indra di Bengkulu, Rabu (7/10).

Menurut Indra, Unib tetap berupaya agar calon mahasiswa tersebut dapat segera datang ke Bengkulu dan mengikuti proses pendidikan. Kampus juga terus memantau perkembangan akses perjalanan dari Gaza menuju negara lain yang dapat menjadi jalur keberangkatan ke Indonesia.

Unib saat ini berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Koordinasi tersebut dilakukan untuk mencari solusi perjalanan bagi calon mahasiswa tersebut.

Selain pemerintah Indonesia, Unib juga telah mengirimkan surat kepada sejumlah kedutaan negara di sekitar Gaza. Langkah ini ditempuh untuk membuka kemungkinan akses keluar bagi calon mahasiswa tersebut.

“Kemarin kita juga sudah membuat surat ke kedutaan beberapa negara yang ada di sekitar Gaza. Mudah-mudahan bisa keluar,” katanya.

Indra menyebut Unib belum mendapat kepastian mengenai negara yang dapat menjadi pintu keluar calon mahasiswa dari Gaza. Sejumlah kemungkinan masih dijajaki, termasuk melalui Yaman, Yordania, maupun Riyadh.

Meski demikian, Unib berharap proses koordinasi tersebut dapat menemukan jalur yang memungkinkan calon mahasiswa asal Gaza itu berangkat ke Indonesia. Jika akses perjalanan tersedia, Unib siap menerima yang bersangkutan untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum.