JAKARTA, eWarta.co – Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, memberikan peringatan dini kepada pemerintah untuk menjamin ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Hal ini mendesak dilakukan mengingat adanya potensi pergerakan sekitar 144 juta orang—atau hampir 50% dari total populasi Indonesia yang akan pulang ke kampung halaman.
“Ini persoalan serius karena ada dua momentum yang berbenturan di waktu yang sama. Pertama, ketegangan di Teluk yang memengaruhi lalu lintas perdagangan dan suplai minyak dunia. Kedua, tren inflasi tahunan menjelang Idul Fitri yang selalu meningkat,” ujar Sultan di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Sultan menyoroti kegelisahan masyarakat terkait potensi kenaikan harga barang dan jasa. Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak dunia yang berimbas pada harga bahan bakar akan memicu kenaikan biaya transportasi dan logistik secara berantai.
“Jika LPG langka, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat bawah dan UMKM karena menyangkut kebutuhan dasar dapur. Pemerintah harus detail dan serius memitigasi ancaman ini agar masyarakat tidak panik di tengah derasnya arus informasi mengenai krisis global,” tegas Sultan.
Di balik tantangan logistik, Sultan juga melihat mobilitas massa ini sebagai peluang emas bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menjuluki arus mudik sebagai “mesin ekonomi raksasa” yang mampu menghidupkan sektor ekonomi lokal di berbagai provinsi.
Ia mengajak pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan sektor industri pariwisata untuk menangkap momentum ini dengan mempromosikan keunggulan daerah masing-masing.
“Setelah bersilaturahmi, para pemudik bisa diajak berwisata dan membeli produk lokal. Ini kesempatan besar untuk memutar roda ekonomi di luar Jakarta,” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Sultan mengapresiasi berbagai inisiatif program mudik gratis, termasuk yang diselenggarakan oleh DPP Keluarga Alumni Mahasiswa Sriwijaya (KAMSRI) bagi warga Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang berdomisili di Jakarta.
“Selamat bagi warga Sumbagsel—Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, dan Bangka Belitung—yang telah mendapatkan kuota mudik gratis bersama KAMSRI. Semoga perjalanan aman dan lancar,” kata Sultan.
Rencananya, Sultan B. Najamudin yang juga merupakan senator asal Provinsi Bengkulu ini akan melepas keberangkatan peserta mudik gratis tersebut pada 14 Maret 2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
“Semoga perjalanan mudik tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (**)









