JAKARTA, eWarta.co -- Kopi Robusta terbaik dari Bengkulu kembali menggema di Ibu Kota. Untuk tahun ketiga berturut-turut, Pak Sahid Coffee dari Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, sukses hadir dan berpartisipasi dalam ajang bergengsi Jakarta International Coffee Conference (JICC).
Kehadiran Pak Sahid Coffee di JICC bukan sekadar meramaikan event. Mereka membawa misi khusus: mengenalkan kopi-kopi terbaik dari desa-desa penghasil kopi di Provinsi Bengkulu ke mata dunia.
“Di tahun ke tiga kita mengikuti kegiatan ini, sudah banyak peserta dan kawan-kawan pelaku perkopian mulai mengenal kopi Bengkulu, baik Nasional maupun Internasional, kita sangat bersyukur,” tulis Pak Sahid Coffee dalam unggahan medsosnya.
Perjalanan Pak Sahid Coffee tiga tahun lalu penuh tantangan. Mereka mengenang masa-masa awal, di mana kopi Bengkulu masih kurang dikenal oleh para pemain di industri hilir kopi.
“Tidak seperti pada awal-awal Pak Sahid Coffee mengikuti kegiatan ini, yaitu tiga tahun lalu, banyak pelaku Perkopian terutama yang dihilir perkopian tidak tahu kalau Provinsi Bengkulu adalah salah satu Penghasil kopi Robusta terbesar di Indonesia,” dikutip dari laman medsosnya.
Kehadiran Pak Sahid Coffee secara konsisten di JICC, sambil terus berdiskusi tentang isu-isu terkini dunia perkopian, telah mengubah pandangan tersebut.
Kini, kopi Robusta berkualitas dari Bengkulu mulai diakui posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam produksi kopi nasional. Keberhasilan ini menunjukkan betapa pentingnya peran pelaku usaha lokal dalam memajukan komoditas daerah di panggung global. (**)









