Tak Ada Meja Kursi, Siswa SMPN 11 Belajar Lesehan Dilantai Kelas

Tampak sejumlah siswa-siswi belajar di lantai di kelas mereka
Create: Wed, 31/07/2019 - 17:17
Author: Redaksi
Tags

 

SULSEL, ewarta.co - Sebanyak 55 siswa Kelas 7 SMPN 11 Sabbang Kecamatan Sabbang Selatan yang berlokasi di Desa Kalotok Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan melaksanakan belajar mengajar di lantai kelas karena sekolah kekurangan meja dan kursi.

Cahaya seorang guru Agama Islam yang mengajar di kelas itu saat ditemui wartawan ewarta.co, Rabu (31/7/2019), mengatakan meja dan kursi yang ada di dalam kelas ini tidak cukup dengan jumlah siswa yang ada.

"Tahun ini memang ada peningkatan untuk jumlah siswa baru yang masuk, sehingga anak-anak yang lain tidak kebagian meja dan kursi," katanya.

Sementara dihubungi Ketua Komite SMPN 11 Sabbang, Beddu Kasim mengatakan bahwa, "pengadaan kursi dan meja biasanya dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan partisipasi dari pihak orang tua," terangnya.

"Untuk mengantisipasi hal itu, Ketua Komite, Beddu Kasim merasa prihatin anak-anak belajar melantai dan Pemerintah Kabupaten Lutra serta Dinas Pendidikan melihat anak-anak yang belajar melantai, kasihan," tuturnya.

Dengan kenyataan itu, Beddu Kasim sangat miris melihat anak-anak sekolah belajar di lantai seperti itu karena murid merasa tidak nyaman dan kesehatan mereka dapat terganggu karena lantai yang dingin.

"Lalu dengan belajar dengan kondisi seperti itu, murid sangat terganggu karena posisi yang tidak teratur, karena hanya melantai, murid yang menulis dengan posisi tiarap, kakinya dapat menyenggol murid lain," jelasnya.

Ia menambahkan, dengan belajar dengan kondisi seperti itu, murid tidak akan menangkap pelajaran yang diberikan secara maksimal. (YUS)