JEMBER, ewarta.co – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember mengerahkan ratusan tim medis untuk mengawal Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 yang diikuti 25.613 peserta, Sabtu (5/9/2026).

Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait (Gus Fawait), menegaskan bahwa Tajemtra 2026 menjadi ajang gerak jalan terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Perlu diketahui, Tajemtra tahun ini mencatatkan jumlah peserta terbanyak dalam 10 tahun terakhir," ujar Gus Fawait kepada awak media.
Acara tahun ini juga makin meriah dengan kehadiran parade dari 29 grup drumband—hal yang belum pernah ada pada gelaran sebelumnya.
Di samping itu, Gus Fawait mengingatkan seluruh peserta untuk tidak melupakan ibadah shalat lima waktu selama perjalanan.
"Pemerintah kecamatan maupun desa di sepanjang jalur Tajemtra diimbau untuk menyiapkan fasilitas shalat dan tempat wudhu bagi para peserta," tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinkes PPKB Jember, Deni Irawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar apel siaga yang melibatkan tim medis, tim lapangan, pengemudi, hingga personel ambulans dan mobil home care.
Deni menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dan sarana pendukung mengingat jarak rute yang panjang serta jumlah peserta yang sangat banyak.
"Kami memastikan seluruh personel dan sarana prasarana siap bertugas. Pelayanan kesehatan harus memberikan respons cepat saat peserta atau masyarakat membutuhkan pertolongan," kata Deni, Sabtu (5/9/2026).
Guna mempercepat penanganan, Dinkes menempatkan petugas di berbagai titik sepanjang rute. Pembagian tugas untuk kepala puskesmas, tim medis, tim lapangan, dan pengemudi pun telah diatur agar pelayanan terkoordinasi dengan baik.
"Kami ingin seluruh rangkaian Tajemtra berjalan lancar. Dari sisi kesehatan, kami siap memberikan pelayanan optimal," tutur Deni.
Hal senada disampaikan Kepala Dispora Jember, Regar Jeane Dealen Nangka. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinkes dan PMI Cabang Jember untuk mengantisipasi risiko cuaca panas.
"Kami menyiagakan 50 unit ambulans dan mobil home care di sepanjang jalur Tajemtra, mulai dari titik start hingga finish. Jadi peserta tidak perlu khawatir," jelasnya.
Melalui dukungan penuh fasilitas dan tenaga kesehatan ini, Pemerintah Kabupaten Jember memastikan keselamatan serta kesehatan peserta Tajemtra 2026 tetap menjadi prioritas utama.
Penulis: Hafit










