PT Pegadaian Imbau Masyarakat Hindari Spekulasi, Fokus Investasi Emas Jangka Panjang

Create: Thu, 06/08/2026 - 14:42
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co — Dalam media gathering PT Pegadaian mengingatkan masyarakat dan para investor pemula agar tidak terjebak dalam aksi spekulasi saat berinvestasi emas. Mengingat tren harga emas dunia yang terus fluktuatif namun cenderung menguat, investasi emas idealnya ditempatkan sebagai instrumen perlindungan nilai (hedging) jangka panjang, bukan media spekulasi harian.

Pesan tersebut disampaikan dalam acara Media Gathering PT Pegadaian bersama mitra media Bengkulu yang digelar di Kraving ternama di kota Bengkulu, Kamis (6/8/2026).

Pihak Pegadaian menyoroti perilaku psikologis investor yang kerap kali keliru atau terpengaruh sindrom ketakutan tertinggal momentum (Fear of Missing Out/FOMO). Tidak sedikit masyarakat yang baru tergerak membeli emas saat harganya melonjak tinggi karena takut kehabisan momen, namun mendadak panik dan terburu-buru menjual saat harga terkoreksi.

"Silakan berinvestasi emas, tetapi niatkan sejak awal untuk jangka panjang. Hindari tindakan spekulasi atau sekadar menebak-nebak arah pergerakan harga pasar," tegas M Rizki Pimpinan Pegadaian Bengkulu.

Pergerakan harga emas dunia mencatatkan kenaikan berlanjut hingga menembus kisaran USD 2.430 per troy ounce. Kenaikan harga ini selaras dengan proyeksi analisis pasar untuk periode Agustus hingga September.

Meski nominal harga emas berada di tren tinggi, masyarakat yang memiliki dana tersisa (idle fund) disarankan untuk tetap konsisten menabung emas secara berkala. Instrumen emas terbukti tangguh sebagai cadangan finansial masa depan, seperti persiapan biaya pendidikan anak, dana pernikahan, maupun pemenuhan kebutuhan darurat keluarga.

Melalui gathering ini, PT Pegadaian berharap insan media dapat membantu mengedukasi masyarakat secara meluas mengenai pentingnya literasi keuangan dan cara berinvestasi emas yang bijak, terukur, serta aman dari risiko spekulatif. (Tj)