SELUMA, eWarta.co -- Ketua Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Tanah Serawai, Zemi Sipantri ucapakan selamat bertugas kepada Teddy Rahman, S.E., M.M., dan Drs. H. Gustianto, Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seluma dengan masa jabatan tahun 2025-2030.
Selaku kepala Daerah, banyak PR yang saat ini perlu diselesaikan, salah satunya yakni konflik agraria antara masyarakat adat pering baru kecamatan SAM dengan pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT Perkebunan Nusantara VII Unit Talo-Pino.
"Selamat bertugas Bupati dan Wakil Bupati Seluma terpilih,Teddy Rahman, dan Drs. H. Gustianto, besar harapan saya terhadap bupati Seluma yang belum lama di lantik untuk mengutamakan kepentingan masyarakat, konflik agraria yang saat ini terus menerus terjadi untuk segera diselesaikan, " Sampai Zemi, Senin (3/3/2025).
Sudah beberapa kali pergantian kepala Daerah, namun hingga saat ini belum ada penyelesaian, terkesan seperti adanya pembiyaran dari pemerintah Daerah terkait dengan konflik ini, diharapkan Bupati terpilih saat ini bisa berpihak kepada masyarakat dan ikut serta menyelesaikan persolaan tersebut.
"Sudah beberapa kali pergantian bupati, namun belum juga ada penyelesaian, saya berharap bupati yang belum lama dilantik ini untuk menyelesaikan persolaan ini, " Sambungnya.
Perlu di ingat Kembali, Konflik agraria yang mulai terjadi pada tahun 2010 yang lalu tersebut berkenan dengan tumpang tindih lahan perkebunan antara masyarakat adat pering baru kecamatan SAM dengan PT Perkebunan Nusantara VII Unit Talo-Pino.
Terbaru konflik ini kembali terjadi, yang mana salah satu anggota komunitas adat pering baru Anton dituduh telah mengambil kelapa sawit milik PT Perkebunan Nusantara VII Unit Talo-Pino, dan hingga saat ini Anton masih menjalani pemeriksaan di Polres Seluma. (Rns)









