Kelangkaan Gas 3kg Menjadi Sorotan Serius Dewan Provinsi Bengkulu

 

BENGKULU, ewarta.co -- Beberapa waktu ini kelangkaan Gas Melon 3 Kg masih menjadi perbincangan di masyarakat. Alasanya, Gas Melon 3 Kg yang diperuntukan bagi masyarakat miskin saat ini sulit ditemukan di warung warung maupun pangkalan.

Padahal, Tahun 2023 ini kuota Gas Melon 3 Kg mengalami peningkatan dibanding tahun 2022 lalu. Untuk Kuota gas elpiji subsidi 3 Kg tahun 2023 sebesar 55.410 MT dengan rindian pembagian kuota utama sebanyak 51.941 MT dan cadangan 3.469 MT. Sedangkan tahun 2022 lalu, kuota gas elpiji subsidi 3 Kg hanya sebesar 52.391 MT.

Obb

Disampaikan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi mengatakan, untuk mencegah kelangkaan gas melon 3 kg ini harusnya di Kelurahan ada dua Pangkalan gas yang berdiri.

"Harusnya itu ada dua Pangkalan (Gas 3 Kg) di Kelurahan. Karena ini juga bisa menjadi solusi alternatif mencegah kelangkaan," ujar Sumardi.

Selain itu Sumardi menilai agaŕ pemerintah mengevaluasi harga Gas Melon 3 Kg di setiap Kabupaten maupun Kota.

"Harus terjadi persaingan yang sehat misal di Kaur harga gorengan 4 Lima Ribu dan Dimukomuko juga harus sama. Ini kita lihat harga gas ini beda beda dan inila yang jadi segelintir kelompok untuk memanfaatkanya,"tutup Sumardi. (Readv)