BLITAR, eWarta.co — Suasana penuh kebersamaan dan nuansa spiritual mewarnai perayaan Dharma Shanti Tahun Baru Saka 1448 yang digelar di kawasan wisata Vialor, Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Minggu (19/4/2026) kemarin. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama di daerah tersebut.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Sugiyo, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadiran politisi dari Fraksi PKB ini merupakan bentuk dukungan nyata legislatif terhadap terciptanya kehidupan beragama yang harmonis di "Bumi Penataran".
Selain perwakilan DPRD, acara ini juga dihadiri oleh Bupati Blitar, jajaran Forkopimda, Muspika Kecamatan Wlingi, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Wlingi, Ketua PHDI Jawa Timur, Ketua PHDI Kabupaten Blitar, serta tokoh lintas agama dan pemangku umat Hindu.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiyo menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan wujud penghormatan kepada umat Hindu di Kabupaten Blitar, khususnya dalam momentum Dharma Shanti yang dilaksanakan pasca perayaan Hari Raya Nyepi.
“Ini adalah bentuk kebersamaan dan penghormatan kami kepada saudara-saudara umat Hindu. Momentum Dharma Shanti menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga kerukunan, saling menghargai, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman,” ujar Sugiyo kepada awak media.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Dharma Shanti sangat sejalan dengan semangat gotong royong dan toleransi yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat di Kabupaten Blitar. Sugiyo berharap kegiatan keagamaan yang mempererat tali silaturahmi seperti ini terus dilestarikan.
“Keberagaman adalah kekayaan kita. Ruang-ruang pertemuan antarumat seperti ini sangat efektif untuk mempererat hubungan sosial dan memastikan Kabupaten Blitar tetap kondusif,” imbuhnya.
Perayaan Dharma Shanti sendiri merupakan rangkaian refleksi dari Hari Raya Nyepi, yang mengedepankan semangat saling memaafkan serta mempererat tali persaudaraan lintas agama. Kehadiran berbagai elemen pemerintah dan tokoh masyarakat dalam acara ini menjadi simbol kuat komitmen Kabupaten Blitar dalam merawat harmoni dan keharmonisan sosial. (Via/adv)









