Reses, Sumardi: Tampung Aspirasi Dapil Kota Soal Infrastruktur

Ketua Komisi III DPRD provinsi Bengkulu, Sumardi jaring aspirasi masyarakat.
Create: Wed, 30/10/2019 - 12:08
Author: Redaksi
Tags

 

BENGKULU, ewarta.co - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Sumardi, tampung aspirasi masyarakat, khususnya Kota Bengkulu. Reses ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan oleh Sumardi, setelah dilantik menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu.

Hal ini juga telah menjadi tugas bagi setiap wakil rakyat untuk menampung dan menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) sendiri pada saat Pemilihan Legislatif (Pileg) April lalu.

Untuk itu, Sumardi melaksanakan resesnya untuk menampung apa yang menjadi keluhan masyarakat untuk pembangunan Kota Bengkulu, khususnya warga Kelurahan Sidomulyo dan Kelurahan Jalan Gedang, yang dilaksanakan dikediamannya di Jalan Sido Mulyo Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu, Selsas sore (29/10).

Seperti yang dikeluhkan oleh Wakijan, warga Rt 14 Hibrida 5 Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu, yang mengeluhkan soal trotoar jalan menjadi kotak sampah terpanjang di Kota Bengkulu.

"Mengenai Jalan Hibrida, kita senang, jalan kita ini sudah dua jalur, tapi beberapa waktu ini saya perhatikan Jalan Hibrida itu menjadi kurang terurus, bukan jalannya pak, tapi trotoar ditengah itu menjadi kotak sampah terpanjang di Kota Bengkulu," keluh Wakijan.

Menurutnya, hal itu sebenarnya tidak semuanya salah warga, karena tidak ada tempat penampungan khusus sampah, tentunya dengan hal itu, mereka selaku warga Keluraha Sido Mulyo merasa risih akan hal itu. Berbeda dengan Kasdarman, warga Rt 21 Kelurahan Jalan Gedang Kecamatan Gading Cempaka, ia mengeluhkan akan gorong-gorong di sekitar tempat tinggalnya yang kadang kala terjadi banjir saat hujan turun, karena kurang besar untuk menampjng genangan air.

"Saya ini mengusulkan pak dewan, cuman sudah berulang-ulang diusulkan, ada gorong-gorong di Jalan Mangga, dia itu kurang besar jadi kalau hujan kurang teh ini ini sama air, jadi mau minta buat gorong-gorong itu yang agak besar sedikit, karena kalau hari hujan sering banjir," ungkapnya.

Sementara itu, keluhan demi keluhan warga yang datang langsung ditanggapi oleh Sumardi, kebetulan keluhan masyarakat banyak yang mengarah ke infrastruktur dan hal ini adalah bagian dari kerja dan perhatian komisi III.

"Khusus untuk jalan, yang menjadi kewenangan provinsi itu jalan Hibrida raya itu akan kita perjuangkan, supaya dia mulus dan tidak cepat rusak, khusus untuk jalan negara, nantia akan tetap disampaikan kepada Gubernur selaku Kepala Daerah untuk memanggil Kepala Bina Marga yang ada di Pulau Baai itu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan yang ada di Jalan S Parman sampai ke Simpang Empat Polda," kata Sumardi. (Nay)