KBM Tatap Muka di Bengkulu, Anggota DPD RI Minta Prokes di Sekolah Diperketat

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Bengkulu Hj Riri Damayanti John Latief
Create: Fri, 18/06/2021 - 16:55
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Rencana kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka tahun ajaran baru 2021/2022 di Provinsi Bengkulu harus tetap mempertimbangkan unsur kesehatan dan keselamatan pihak-pihak yang terlibat didalamnya.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Bengkulu Hj Riri Damayanti John Latief meminta sekolah menyiapkan dan mematangan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 secara ketat.

Menurutnya, penyiapan penerapan prokes itu harus dilakukan sebelum sekolah tatap muka dimulai. Selain itu pihaknya di tingkat pusat bakal memperjuangkan agar para guru bisa divaksinasi.

Riri menyampaikan, ketika dimulainya sekolah tatap muka, maka pihak sekolah harus melakukan langkah-langkah antisipasi, agar lingkungan sekolah terhindar dari penyebaran COVID-19.

"Antisipasi itu dengan menyiapkan standar prokes dan memang dalam hal ini pihak sekolah memiliki pekerjaan rumah dan tanggungjawab yang besar," kata Riri.

Lebih lanjut ditambahkan Senator Bengkulu ini, pada prinsipnya setuju sekolah tatap muka dimulai, apalagi di provinsi ini terutama di kabupaten masih ada sekolah yang belum didukung sarana dan prasarana untuk sekolah secara daring.

"Mudah-mudahan pihak sekolah mulai melakukan persiapan dini dan kegiatan belajar tatap muka secara langsung nanti tidak menimbulkan klaster baru penyebaran COVID-19," demikian Riri. (Bisri)