Harga Sawit di Bengkulu hingga 15 Maret Sebesar Rp2.084

Create: Sat, 04/03/2023 - 09:06
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWARTA.co -- Harga referensi pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Bengkulu per 28 Februari hingga 15 Maret ditetapkan sebesar Rp2.084 per kilogram pada tingkatan pabrik.

Harga tersebut menunjukkan kenaikan sebesar Rp180 per kilogram dari pada periode 15 hari sebelumnya sebesar Rp1.904 per kilogram.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Tim Penetapan Harga TBS kembali menghitung besaran harga referensi komoditas kelapa sawit kemarin (1/3) di salah satu hotel di Kota Bengkulu.

Kabid Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Bickman mengungkap dari perhitungan bersumber dari besaran invoice penjualan TBS dan cangkang sawit yang disampaikan belasan pabrik pengolahan CPO yang datang, didapati keuntungan penjualan yang tidak signifikan.

"Jika dilihat dari pembelian di tingkat petani, pabrik rata-rata membeli di harga Rp2.200 per kilogram. Bahkan ada yang Rp2.400 per kilogram di daerah dengan kondisi produksi TBS-nya sedang kurang," kata Bickman.

Ia mengatakan pada Maret ini, harga tertinggi yang ditetapkan yaitu sebesar Rp2.381 per kilogram dan harga terendah yaitu Rp1.786 per kilogram.

"Kami telah memfasilitasi rapat penetapan dan untuk hasilnya didapat melalui kesepakatan bersama," ujarnya.

Namun demikian, dirinya meminta kepada seluruh pabrik di Bengkulu untuk mengikuti harga jual TBS yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Terlebih agar dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional perawatan perkebunan, Ia mengimbau pabrik dapat membeli di harga tertinggi.

"Supaya petani terbantu, pabrik juga agar tidak berimbas jauh, jadi sebaiknya membeli pada tingkatan tertinggi," demikian Bickman.