Bus Tujuan Jakarta Sruduk Rumah Bidan

Anggota Satlantas Polres Seluma menunjukan kaca bus yang retak
Create: Tue, 09/07/2019 - 18:08
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co - Naas yang dialami oleh Febrian (50) pengemudi bus Krui Putra jurusan Bengkulu Jakarta nopol BE 7435 BU terpaksa berhenti usai bus yang dikemudikannya menabrak pagar rumah bidan berada di Desa Talang Sali Kecamatan Seluma Timur pada selasa siang tadi (9/7) pukul 11.00 wib.

Bus naas tersebut sebelumnya membawa penumpang berjumlah 15 orang dari Kota Bengkulu hendak menuju Jakarata, namun sayangnya saat melintas di Desa Talang Sali dari arah yang bersamaan terdapat satu unit motor berhenti ditengah jalan dengan kondisi badan jalan menurun serta menikung.

Kendati demikan, pengemudi bus tersebut langsung membanting stir ke kanan hingga menabrak pagar rumah milik warga yang berada di sisi kanan jalan hingga badan bus melintang ditengah jalan.

Saya dari Kota Bengkulu pak, namun saat di TKP ini ada motor yang berhenti ditengah jalan. Sudah sempat saya klakson orang tersebut tidak mau minggir. Dari pada saya nambrak orang dan mati, lebih baik saya pilih banting stir ke kanan.

"Walaupun saya sudah sempat mengerem namun tidak dapat dihindari lagi hingga akhirnya menabrak pagar tembok rumah warga, setelah nabrak pagar tembok rupaya pengendara motor ini langsung kabur entah kemana,"sampai Febrian. Selasa (9/7/2019).

Anggota Sat Lantas Polres Seluma yang mendapati informasi tersebut langsung menuju TKP guna menangani kasus tersebut.

Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana S.ik melalui Kasat Lantas Polres Seluma Iptu Aan Setiawan S.Sos MM mengatakan bahwa proses penanganan kasus kecelakaan ini diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kedua belah pihak sepakat berdamai dan pihak managemen bus akan mengganti rugi semua kerusakan pemilik rumah tersebut dan bus dapat langsung melanjutkan perjalanannya,"kata Aan.

Sementara itu, akibat peristiwa tersebut kaca bus mengalami retak pada bagian depan, namun beruntungnya seluruh penumpang hingga awak bus selamat dan tidak ada yang mengalami luka-luka. (IP)