SELUMA, eWarta.co -- Anggota DPRD Kabupaten Seluma Pasrul Hamidi, menyoroti kondisi infrastruktur jalan dan jembatan menuju 6 Desa di Kecamatan Lubuk Sandi yang hingga saat ini belum juga dilakukan perbaikan. Hal ini sangat mendesak untuk segera ditangani pemerintah daerah.
Ditegaskannya bahwa aspirasi ini murni merupakan keluhan masyarakat yang terus meminta perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Seluma.
Pasrul menjelaskan bahwa meskipun Daerah Pemilihan (Dapil) 4 secara jumlah kursi DPRD memang yang paling dominan yakni 10 dari total 30 kursi namun persoalan mendesak yang disuarakan bukan tentang dapil, melainkan kebutuhan masyarakat yang berada dalam situasi kritis.
Salah satu titik yang dianggap paling urgen adalah kondisi tebing longsor di jalan Desa Napal Jungur yang merupakan jalur penghubung menuju enam desa dan dikenal dengan nama Tebing Bemban. Longsor yang terjadi pada tahun 2020 itu menyebabkan badan jalan yang semula selebar empat meter kini tersisa hanya sekitar 0,5 meter.
"Sejak kejadian 2020 sampai hari ini, belum ada sedikit pun perhatian pemerintah. Kami paham kondisi anggaran yang terbatas, tetapi titik-titik yang sangat urgen ini seharusnya menjadi prioritas," Sampainya, Senin (1/12/2025).
Pasrul mendesak agar penanganan lokasi tersebut masuk dalam skala prioritas penganggaran tahun 2026, mengingat akses itu merupakan jalur vital bagi masyarakat di enam desa. Menurutnya, jika tidak segera ditindaklanjuti, potensi terputusnya jalan serta risiko bagi pengendara yang melintas.
"Kami hanya meminta agar pemerintah lebih bijak. Minimal titik-titik yang sangat mendesak ini menjadi prioritas di APBD 2026," Sambungnya.
Pasrul menegaskan bahwa apa yang disampaikannya merupakan pesan dan harapan yang disampaikan langsung oleh masyarakat Kecamatan Lubuk Sandi yang setiap hari melewati jalur tersebut. (Rns)








