Walikota Dedy Ajak ASN Dukung Wakaf Uang melalui Bank Fadhilah

Create: Thu, 16/07/2026 - 21:14
Author: Admin 3

 

BENGKULU, eWarta.co – Pemerintah Kota Bengkulu bersama BPRS Fadhilah menggelar Sosialisasi Wakaf Uang di Aula Hidayah I, Kantor Wali Kota Bengkulu, Kamis (16/7/2026). Kegiatan bertema "Membangun Ekonomi Umat Melalui Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Bersama" itu dihadiri Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing, Direktur Utama BPRS Fadhilah Dendi Prasetya, jajaran kepala OPD, camat, serta pejabat di lingkungan Pemkot Bengkulu.

Direktur Utama BPRS Fadhilah, Dendi Prasetya, mengatakan wakaf uang merupakan instrumen ibadah yang dapat menjadi amal jariyah sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Menurutnya, konsep wakaf kini tidak lagi terbatas pada tanah atau bangunan, tetapi juga dapat dilakukan dalam bentuk uang.

Dendi menjelaskan, BPRS Fadhilah menjadi salah satu bank syariah yang telah memperoleh izin dari Kementerian Agama sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) sejak November 2025. Karena itu, dana wakaf yang dihimpun nantinya akan dikelola dan disalurkan untuk kepentingan umat.

"Tidak semua bank ditunjuk sebagai penerima wakaf uang. Alhamdulillah sejak November 2025 Bank Fadhilah telah memperoleh izin dari Kementerian Agama. Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bengkulu dapat semakin meningkatkan penghimpunan wakaf untuk kemaslahatan masyarakat," ujar Dendi.

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung pengembangan BPRS Fadhilah sebagai bank syariah milik daerah. Menurutnya, keberadaan Bank Fadhilah menjadi kebanggaan karena tidak banyak pemerintah daerah yang memiliki bank syariah sendiri.

Dedy menjelaskan, selain memiliki penyertaan modal di Bank Bengkulu, Pemkot juga memiliki BPRS Fadhilah yang seluruh sahamnya dimiliki pemerintah daerah. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan agar bank tersebut semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi Ketua Dewan Pengawas BPRS Fadhilah, Prof. Rohimin, yang dinilai telah memberikan teladan dengan memindahkan deposito senilai Rp200 juta ke Bank Fadhilah untuk diwakafkan.

"Ini contoh yang baik. Beliau memindahkan deposito dari bank lain ke Bank Fadhilah untuk diwakafkan. Semoga dapat menginspirasi masyarakat," kata Dedy.

Melalui sosialisasi tersebut, Dedy mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu untuk memahami manfaat wakaf uang dan mendukung program tersebut secara sukarela.

 

"Saya mengajak, bukan memaksa. Dana yang didepositokan tetap utuh, sementara hasil pengelolaannya dimanfaatkan untuk kepentingan umat. Saya juga meminta kepala OPD menyampaikan informasi ini hingga ke pejabat eselon III agar semakin banyak yang berpartisipasi melalui Bank Fadhilah," pungkasnya.