Wakil Ketua DPRD Bengkulu Dorong Revisi RTRW untuk Percepat Pengembangan Kawasan Industri Pulau Baai

Create: Sat, 04/07/2026 - 19:48
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, mendorong percepatan revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bengkulu agar kawasan Pelabuhan Pulau Baai tidak hanya berfungsi sebagai kawasan pengangkutan, tetapi juga ditetapkan sebagai kawasan industri.

Menurut Teuku, pengembangan Pelabuhan Pulau Baai tidak cukup hanya melalui pengerukan alur pelayaran dan peningkatan fasilitas pelabuhan. Kepastian tata ruang dinilai menjadi langkah strategis untuk menarik investasi dan mendorong tumbuhnya industri hilir di Bengkulu.

"Pelabuhan itu ibarat jantung perekonomian daerah. Kalau pelabuhannya sudah siap dan memadai, maka industri hilir harus ikut tumbuh. Jangan sampai pelabuhan sudah berkembang, tetapi bahan baku kita tetap dikirim keluar dalam bentuk mentah," ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan status kawasan dalam RTRW akan memberikan kepastian hukum bagi investor untuk membangun kawasan industri dan pabrik pengolahan di sekitar Pelabuhan Pulau Baai. Dengan demikian, berbagai komoditas unggulan Bengkulu seperti crude palm oil (CPO), kopi, kakao, karet, dan hasil perikanan dapat diolah di daerah sebelum dipasarkan atau diekspor.

Teuku juga mendorong pembangunan kawasan industri perikanan terpadu di sekitar pelabuhan. Menurutnya, potensi perikanan Bengkulu dapat dikembangkan melalui industri pengalengan, fillet, ikan beku, hingga pengolahan limbah menjadi tepung ikan sebagai bahan baku pakan.

"Hilirisasi harus menjadi prioritas. Kalau ada industri pengolahan di sekitar pelabuhan, nilai tambahnya dinikmati masyarakat Bengkulu, lapangan kerja terbuka, dan ekspor langsung dari Pulau Baai bisa terwujud," katanya.

Ia optimistis pengembangan Pelabuhan Pulau Baai yang diiringi revisi RTRW dan percepatan pembangunan kawasan industri akan meningkatkan daya saing Bengkulu sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, sinergi antara pelabuhan dan kawasan industri menjadi kunci untuk mewujudkan Bengkulu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Sumatera.