SELUMA, eWarta.co – Langit Desa Kampai, Kecamatan Talo, diselimuti kesedihan yang mendalam. Keluarga besar Adellia Meysa (23), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Seluma yang menghembuskan napas terakhirnya di Jepang, menerima kunjungan duka yang mengharukan.
Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, pada Sabtu (15/11/2025) malam, secara langsung mendatangi rumah duka untuk menyampaikan takziah dan belasungkawa. Kehadiran orang nomor dua di Seluma ini menjadi bentuk perhatian serius pemerintah daerah terhadap warganya, terutama yang merantau hingga ke Negeri Sakura.
Adellia Meysa, yang dikenal gigih mencari nafkah di luar negeri, harus mengakhiri perjuangannya setelah menderita penyakit serius. Ia diketahui mengalami peradangan pada selaput otak dan saraf tulang belakang, yang mengharuskannya dirawat intensif di rumah sakit Jepang selama kurang lebih satu minggu sebelum meninggal dunia.
Jenazah almarhumah tiba di tanah air pada Jumat (14/11/2025) setelah melalui proses pemulangan yang panjang dari Jepang. Kedatangannya disambut linangan air mata keluarga dan kerabat.
Dalam suasana haru, Wakil Bupati Gustianto menyampaikan pesan duka dari seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Seluma.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seluma, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kami turut merasakan duka yang dialami keluarga. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini,” ujar Gustianto.
Kehadiran Wakil Bupati ini diharapkan dapat memberikan dukungan moral yang besar bagi keluarga Meysa, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu mendampingi warganya dalam suka maupun duka. (**)









