Wagub Rosjonsyah Sidak Pelabuhan Pulau Baai

Create: Wed, 23/06/2021 - 19:14
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Rabu (23/6/2021).

Sidak yang didampingi General Manager (GM) PT Pelindo II Cabang Bengkulu Titah Yudhana, dan Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Yudi Ardian, memantau kondisi pelabuhan Pulau Baai dengan menggunakan kapal laut.

Wagub Rosjonsyah mengatakan potensi pelabuhan laut Bengkulu yang dikelola PT Pelindo II Bengkulu ini memiliki keluasan pelabuhan yang memadai dan melebihi pelabuhan lain. 

"Jika dibandingkan dengan Pelabuhan Tanjung Periok dan Banten, Pelabuhan Pulau Baai lebih luas dan potensinya lebih tinggi," kata Rosjonsyah.

Untuk itu guna mengoptimalisasi fungsi pelabuhan hanya tinggal melengkapi fasilitas dan sinergi antar Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Pelabuhan. 

"Terutama jika ada hal-hal yang bisa menghambat aktifitas pelayanan bongkar muat barang di pelabuhan, itu harus segera diatasi," kata Wagub.

Lebih lanjut Pemda akan membuatkan regulasi khusus sehingga aktifitas pintu gerbang perekonomian Bengkulu melalui Pelabuhan Pulau Baai dapat dimaksimalkan lagi.

“Dengan kaya potensi Sumber Daya Alam (SDA), perlu dioptimalkan lagi dengan sebuah aturan khusus, sehingga aktifitas ekspor dari Bengkulu bisa terpusat dan berjalan sesuai target,” kata Rosjonsyah.

Dari standar ekspor Pelabuhan Pulau Baai, diketahui kapasitasnya mencapai 7 juta ton pertahun. Namun saat ini baru sekitar 3 juta ton saja realisasinya. 

"Termasuk komoditas CPO, target ekspor 1 juta ton pertahun, tapi sekarang masih sekitar 40 persennya sehingga 60 persen lagi diperkirakan melakukan ekspor dari luar Pelabuhan Pulau Baai," terang Rosjonsyah.

Kedepan dengan tercapainya target ekspor di Bengkulu, lanjut Wagub, statusnya bisa meningkat menjadi salah satu Pelabuhan Internasional, seiring dukungan keberadaan jalan tol.

Perekonomian daerah jelas bisa meningkat dan dapat menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Apalagi ketika perusahaan asing berdiri di Bengkulu, juga akan menyerap lapangan kerja, sehingga bisa mengurangi angka pengangguran," jelasnya.

Sementara itu, General Manager PT Pelindo II Cabang Bengkulu Titah Yudhana menjelaskan potensi sumber daya alam Bengkulu seperti Pinang, Karet, Kopi, Pala dan Aren yang luar biasa banyaknya di miliki, sehingga dengan adanya optimalisasi pelabuhan kedepan kegiatan ekspor dapat sepenuhnya melalui Pelabuhan Pulau Baai.

Untuk itu pihaknya meminta dukungan Pemda berupa kebijakan khusus, sembari sarana dan prasarana terus dilengkapi, sehingga setiap barang yang keluar dari Bengkulu bisa melalui Pelabuhan Pulau Baai.

“Potensi yang dimiliki daerah memang banyak dan jika membutuhkan fasilitas, kami akan disiapkan. Kerjasama tidak mesti dari pihak pelabuhan yang menginvestasi, tapi bisa dari pihak investor, dan tidak mesti menunggu lama, asal serius dengan dukungan regulasi yang ada, bisa kami berikan,” kata Titah. (Bisri)