URC Polres Kotamobagu Bergerak hingga Dini Hari, Nongkrong Larut Malam Jadi Sasaran Patroli

 

KOTAMOBAGU, eWarta.co — Aktivitas anak muda yang masih berkumpul di pinggir jalan hingga larut malam menjadi perhatian Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), patroli mobile terus digencarkan hingga memasuki waktu dini hari.

Patroli yang dipimpin langsung Kanit URC AIPTU Miky Rori bersama tujuh personel tersebut menyasar sejumlah wilayah yang dinilai rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.

Pada Sabtu (31/10/2026) malam, Tim URC menyisir Desa Kobo Kecil, Kecamatan Kotamobagu Timur. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sejumlah anak muda masih nongkrong di pinggiran jalan meski waktu sudah larut malam.

Petugas kemudian memberikan imbauan secara langsung dan meminta mereka segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Patroli berlanjut hingga Minggu (1/11/2026) dini hari. Kali ini, Desa Tabang menjadi sasaran penyisiran. Situasi serupa kembali ditemukan, yakni sekelompok anak muda yang masih berkumpul di tepi jalan.

Tidak sekadar melintas, personel URC langsung melakukan pendekatan dan pembinaan, sekaligus mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu keributan, tawuran maupun tindakan kriminalitas.

Petugas juga meminta kelompok tersebut membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing. Dari hasil patroli di kedua lokasi, situasi dilaporkan aman dan terkendali.

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., melalui Kasat Reskrim AKP Mahadewa Bayu S., S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa patroli URC merupakan langkah preventif kepolisian untuk mempersempit ruang terjadinya gangguan Kamtibmas.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga memastikan potensi gangguan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.

"Patroli URC ini merupakan perintah langsung untuk memastikan tidak ada ruang bagi gangguan Kamtibmas. Kehadiran kami di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami tidak ingin aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, termasuk nongkrong hingga larut malam, berkembang menjadi tindak kriminalitas maupun tawuran," tegas Mahadewa.

Ia memastikan patroli dengan sistem hunting akan terus dilakukan secara berkelanjutan, baik siang maupun malam hari, terutama di titik-titik yang dianggap rawan.

Mahadewa juga mengingatkan para orang tua agar tidak mengabaikan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya pada malam hingga dini hari.

"Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai dibiarkan berkeliaran hingga dini hari tanpa pengawasan. Jika masih ditemukan, akan kami amankan untuk dilakukan pembinaan dan orang tuanya akan dipanggil," pungkasnya.

Langkah patroli tersebut diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga situasi Kota Kotamobagu tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.***

(Rendy)