Unib Jalin Kerja Sama Mitigasi Kebencanaan dengan Kementerian Kelautan

Unib Jalin Kerja Sama Mitigasi Kebencanaan dengan Kementerian Kelautan
Create: Tue, 16/02/2021 - 12:51
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Universitas Bengkulu (Unib) menjalin kerjasama pengembangan teknologi kelautan untuk mitigasi kebencanaan pesisir, konservasi wilayah pesisir dan eksploitasi laut dalam dengan Pusat Riset Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Perjanjian Kerjasama ini ditandatangani Kepala LPPM UNIB,  Hery Suhartoyo dan Kepala Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Nyoman Radiarta, yang diwakili oleh Pejabat Fungsional.

Disaksikan rektor dan wakil rektor Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan dan Sumber Daya Air, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Rahman Hidayat dan Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, serta dosen Unib Fakultas Pertanian.

Rektor Unib Ridwan Nurazi mengatakan tujuan kerjasama ini adalah untuk pengembangan riset kemaritiman dan program pengabdian masyarakat melalui penerapan teknologi kelautan untuk mitigasi/adaptasi kebencanaan pesisir, konservasi wilayah pesisir dan eksploitasi laut dalam. 

"Salah satu fokus kerjasama adalah pengembangan alat IDSL  atau Inexpensive Device for Sea Level Measurement," kata Ridwan, Selasa (16/2/2021).

Ridwan menyambut baik kerjasama ini dengan harapan dapat memberikan kebermanfaatan bagi kedua belah pihak dalam upaya berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

“Khusus bagi Unib diharapkan menambah nilai dan menjadi salah satu aspek pendukung dalam rencana pendirian fakultas ke depannya. Sebab, secara geografis Provinsi Bengkulu memiliki wilayah laut yang luas dengan segala potensinya yang dapat dijadikan laboratorium alami bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Senada dengan itu Asisten Deputi Infrastruktur Dasar, Perkotaan dan Sumber Daya Air Kemenko Marves, Rahman Hidayat, berharap kerjasama pengembangan alast IDSL antara Pusat Riset Kelautan dengan LPPM Unib ini diharapkan menjadi titik awal kerjasama yang lebih banyak lagi ke depannya.

"Banyak program yang bisa dikerjasamakan, sebab Unib memiliki banyak tenaga ahli bidang kelautan dan kebencanaan. Semoga MoU hari ini menjadi titik awal untuk melahirkan kerjasama yang lebih banyak lagi ke depannya,” ujarnya. (Bisri)