BOALEMO, eWarta.co – Kehadiran trader forex sekaligus influencer finansial asal Sulawesi, Andi Rahmatillah atau yang dikenal luas dengan nama Papip Celebes, menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Boalemo. Warga Tilamuta dikabarkan antusias menantikan kedatangannya setelah Papip bersama tim melakukan perjalanan menuju Boalemo pada Jumat (22/5/2026).
Sosok Papip Celebes selama ini dikenal aktif di media sosial sebagai trader forex dengan julukan “Raja Full Margin”. Julukan tersebut melekat karena gaya tradingnya yang berani menggunakan strategi full margin, yakni metode perdagangan berisiko tinggi dengan memanfaatkan seluruh saldo akun untuk membuka posisi besar di pasar forex.
Meski strategi tersebut kerap memicu perdebatan di kalangan trader, popularitas Papip Celebes justru terus meningkat, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Konten-konten yang dibagikannya di media sosial banyak menarik perhatian generasi muda karena memadukan edukasi finansial, motivasi usaha, hingga pengalaman pribadi di dunia trading.
Tak hanya dikenal sebagai trader, Andi Rahmatillah juga aktif membangun komunitas edukasi finansial di berbagai daerah di Sulawesi. Ia kerap menggelar kegiatan berbagi pengalaman, edukasi trading, hingga motivasi keuangan bagi anak muda di Gorontalo, Manado, dan sejumlah daerah lainnya.
Kedatangan Papip ke Boalemo disebut berkaitan dengan kisah seorang nenek asal Bajo Tilamuta yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dalam unggahan Facebook tertanggal 5 Mei 2026, Papip menyampaikan rencananya untuk datang langsung ke Boalemo bersama tim dan mengunjungi rumah sang nenek.
Unggahan tersebut sontak menarik perhatian warganet, khususnya masyarakat Boalemo yang penasaran dengan sosok influencer finansial tersebut. Banyak warga mengaku ingin melihat langsung kedatangan Papip Celebes yang selama ini hanya mereka kenal melalui media sosial.
Antusiasme masyarakat pun terlihat dari berbagai komentar dan unggahan di media sosial yang membahas rencana kedatangan Papip ke Tilamuta. Sebagian warga berharap kunjungan tersebut dapat membawa dampak positif, terutama dalam meningkatkan semangat generasi muda terhadap literasi finansial, kewirausahaan digital, dan peluang ekonomi kreatif di daerah.***









