Bengkulu, ewarta.co – Realisasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) di Provinsi Bengkulu hingga triwulan I tahun 2026 mencapai Rp219,15 miliar. Anggaran tersebut telah disalurkan kepada 18.769 tenaga pendidik di seluruh wilayah provinsi.
Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bengkulu, M. Irfan Surya Wardana, mengatakan penyaluran TPG terus diupayakan tepat sasaran dan tepat waktu guna mendukung kesejahteraan guru.
“Total realisasi hingga triwulan pertama tahun ini Rp219,15 miliar, dengan penerima sebanyak 18.769 guru,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, mulai tahun 2026 terdapat perubahan mekanisme penyaluran TPG. Jika sebelumnya dilakukan setiap triwulan, kini penyaluran dilakukan setiap bulan.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian pendapatan bagi para guru serta meningkatkan kesejahteraan secara lebih konsisten.
Namun demikian, Irfan mengingatkan kemungkinan masih terjadi keterlambatan pencairan di beberapa daerah. Hal itu disebabkan proses penyesuaian terhadap sistem penyaluran yang baru.
“Kami minta para guru bersabar apabila masih ada keterlambatan, karena mekanisme baru ini masih dalam tahap penyesuaian,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengimbau para guru untuk memastikan data pada Data Pokok Pendidikan selalu diperbarui. Validitas data menjadi faktor penting dalam kelancaran penyaluran TPG.
“Pembaruan data Dapodik sangat penting agar tidak menghambat proses pencairan,” pungkasnya.
Pemerintah berharap penyaluran TPG yang lebih rutin dapat meningkatkan motivasi dan kinerja tenaga pendidik di Bengkulu.









