Jember, eWarta.co – Kebakaran melanda sebuah rumah yang sekaligus berfungsi sebagai toko laundry di Dusun Krajan 2, RT 02/RW 25, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Properti tersebut diketahui milik Siti Maisaroh (47).
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, melaporkan bahwa sumber api diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Kebakaran ini mengakibatkan kerusakan ringan pada bagian kamar tidur dan ruang toko laundry berukuran 4,6 x 6 meter, termasuk sejumlah perabotan dan peralatan laundry di dalamnya.
Saat kebakaran terjadi, warga sekitar langsung bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, dua orang warga dilaporkan mengalami luka-luka dalam aksi penyelamatan tersebut.
"Dua warga yang membantu pemandaman mengalami luka ringan. Mubinussahlan (29) mengalami luka bakar di bagian tangan, sementara Abdul Halim (59) terluka di bagian kaki akibat terjatuh dari tangga saat berupaya memadamkan api secara gotong-royong," ungkap Edy.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga sekitar satu setengah jam kemudian, yakni pada pukul 17.00 WIB.
Merespons kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember langsung turun ke lokasi pada Minggu (28/6/2026). Petugas segera berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk melakukan kaji cepat dan mendistribusikan bantuan logistik.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:
* 1 paket alat kebersihan
* 1 paket lauk-pauk
* 1 paket makanan siap saji
* 2 paket sandang (pria dan wanita)
* 1 lembar selimut
* 1 paket sembako
Saat ini, Tim Hitung Cepat Pascabencana (Jitupasna) masih melakukan penghitungan total kerugian materiil akibat peristiwa ini.
"Api sudah padam sepenuhnya. Warga juga telah membersihkan material yang terbakar. Tindak lanjut berikutnya adalah gotong-royong untuk perbaikan atap rumah," tambah Edy.
Sebagai langkah penanganan lanjutan, BPBD Jember merekomendasikan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memeriksa kondisi kesehatan dua warga yang terluka. Selain itu, Dinas Sosial (Dinsos) diminta menyalurkan bantuan sosial kepada pemilik rumah serta korban cedera.
Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Jombang juga diimbau untuk bersinergi dalam menangani pemulihan pascakejadian.
Proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti berkat kolaborasi erat antara BPBD Jember, Pemdes Jombang, Tagana, Kepala Dusun (Kasun), dan warga sekitar. (Hafit)









