SELUMA, eWarta.co -- Dijadwalkan pekan ini, Panitia Kerja Pendapatan Asli Daerah (Panja PAD) DPRD Seluma akan melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan manajemen PT Metatani Palma Abadi (MPA). RDP ini nantinya dilakukan sebagai upaya tindak lanjut dari kunjungan Panja ke Perusahaan PT MPA satu bulan yang lalu.
Ketua Panja PAD DPRD Seluma, Zetman mengatakan, RDP dilakukan berdasarkan sejumlah temuan yang diperoleh saat melakukan penelusuran langsung ke lapangan oleh Panja DPRD.
"Kami akan segera melakukan RDP dengan pihak PT MPA. Ini terkait beberapa temuan di lapangan. Selain itu, kami ingin mencocokkan data dari Bapenda mengenai objek pajak yang telah ditunaikan oleh perusahaan tersebut," Sampainya, Senin (12/5/2025).
Salah satu poin yang akan dipertanyakan dalam RDP nantinya berkenan dengan dugaan pengambilalihan (take over) PT MPA oleh PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) yang dilakukan tanpa sepengetahuan Pemerintah Daerah Seluma.
"Kami akan mempertanyakan soal proses take over yang dilakukan PT BSL terhadap PT MPA. Kami sudah mengantongi sejumlah data, baik dari laporan masyarakat maupun sumber lain, yang akan kami telusuri lebih lanjut. Namun, fokus utama kami tetap pada optimalisasi PAD," Sambungnya.
Menurut Zetman, DPRD Seluma melalui fungsi pengawasannya akan terus mengawasi dan menertibkan perusahaan yang tidak patuh terhadap aturan, khususnya yang berkaitan dengan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah.
Panja PAD DPRD Seluma tengah bekerja keras untuk mengejar target PAD tahun 2025 sebesar Rp 44 miliar. Pasalnya, kondisi keuangan daerah sedang mengalami tekanan akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kemudian ditambah lagi kurang maksimalnya Bapenda Selumadalam meningkatkan PAD seblumnya.
"Situasi anggaran kita saat ini cukup memprihatinkan. Oleh karena itu, kami mendorong semua pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah Seluma, untuk lebih patuh dan aktif dalam memenuhi kewajiban pajaknya," Tutupnya. (Rns)









