Tiga Pemenang Desa Wisata Bengkulu Jadi Percontohan 

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Lomba Desa Wisata Provinsi Bengkulu tahun 2021 menghasilkan tiga desa wisata percontohan. Pemenang desa wisata ini diumumkan pada 19 November 2021 lalu oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. 

Ketiganya adalah Desa Blitar Sebrang di Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong, Desa Penembang di Kecamatan Merigi Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah dan Desa Suka Baru di Kecamatan Marga Sakti Kabupaten Bengkulu Utara.

Ketiganya meraih hadiah masing-masing sebesar Juara I Rp50 juta + Trophy + Piagam, Juara II Rp30 juta + Trophy + Piagam, dan Juara III Rp20 juta + Trophy + Piagam.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Irsan Setiawan mengatakan selanjutnya pemenang lomba wisata akan dijadikan percontohan bagi desa lainnya.

"Pemenang lomba akan dijadikan desa binaan pemerintah dan menjadi percontohan sebagai desa yang berhasil mengembangkan objek wisata" kata Irsan, Senin (29/11/21).

Irsan mengungkap nantinya desa wisata akan mendapatkan bantuan infrastruktur dari pemerintah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk pengembangan.

"Bantuan antara lain berupa pelatihan usaha makanan, kerajinan serta lainnya bagi pelaku wisata di desa tersebut" kata dia.

Dukungan juga akan diberikan dalam bentuk pendampingan untuk mendorong desa wisata menjadi lebih mandiri dengan mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

"Kami telah menyiapkan program-program baik dari pemerintah Provinsi Bengkulu atau pun nasional di setiap desa untuk dilakukan," tambah Irsan. 

Irsan juga mempertimbangkan kemungkinan pengembangan infrastruktur di desa wisata tersebut pada anggaran pembangunan tahun 2022 mendatang.

"Akan disesuaikan dengan kebutuhan desa tersebut. Karena anggaran pemerintah juga terbatas jadi pengembangan infrastruktur tidak harus jalan," terangnya.

Pemerintah berharap agar ketiganya dapat menjadi contoh desa wisata yang memiliki potensi pengembangan destinasi wisata, ekonomi kreatif dan menghasilkan pendapatan tersendiri. 

"Ketiga desa wisata agar menjadi mandiri dan menghasilkan sumber pendapatan sendiri untuk menopang kebutuhan di desanya masing-masing," kata Irsan. (Bisri)