Pahlawan pmd Inovasi Desa Hut prov 54 Pmd lgi Bangun Desa

googlesyndication

Tiga Kecamatan Pemenang Lomba Tertib Adminduk jadi Role Model GISA

Create: Wed, 11/23/2022 - 20:10
Author: Redaksi

 

Bengkulu, eWarta.co -- Pemenang lomba tertib administrasi kependudukan (adminduk) tingkat kecamatan di Provinsi Bengkulu telah diumumkan.

Pemerintah Kecamatan Lebong Amen ditetapkan sebagai Juara Terbaik 1 dalam Lomba Pilot Project Adminduk se-Provinsi Bengkulu Tahun 2022. Disusul juara 2 yang digenggam Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara dengan uang pembinaan Rp 17,5 juta, dan Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang dengan uang pembinaan Rp 15 juta.

Pengumuman tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Bengkulu Nomor B.406.DUKCAPIL Tahun 2022 tentang Pemerintah Kecamatan Tertib Adminduk Terbaik Se-Provinsi Bengkulu Tahun 2022.

Piagam penghargaan dan hadiah berupa uang pembinaan sebesar 20 juta dan diserahkan oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah kepada para camat di Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (18/11) lalu.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu Diah Irianti menyampaikan, ketiga pemenang lomba diharap menjadi contoh Gerakan Indonesia Sadar Administrasi di kabupatennya.

Menurutnya, ketiga kecamatan tersebut adalah yang terbaik dan terpilih menjadi juara setelah bersaing dengan 127 kecamatan lain se-Provinsi Bengkulu.

"Kami minta para pemenang lomba bisa menjadi role model atau contoh bagi kecamatan lain di daerahnya. Dengan lomba ini, kami harap bisa memotivasi layanan adminduk di daerah menjadi lebih baik dan GISA bisa terwujud," kata Diah, Rabu (23/11/2022).

Pembinaan yang dilaksanakan oleh Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu, dalam rangka tertib adminduk harus berkelanjutan. Dengan begitu, cakupan kepemilikan dokumen adminduk bagi masyarakat daerah bisa terpenuhi.

"Saat ini sudah bukan zamannya lagi masyarakat yang tidak memiliki adminduk. Jadi, silahkan setiap daerah mengejar ketertinggalannya dalam proses perekaman adminduk," kata Diah.

Ia berharap kedepan akan ada banyak lagi kecamatan yang memenuhi indeks pelayanan terbaik hingga dengan penetapan lomba ini, semuanya menjadi yang terbaik.

"Tentu patokannya tidak hanya dengan nilai tinggi di perlombaan. Tapi kepuasan masyarakat yang harus menjadi prioritas dan tingkat tertinggi pelayanan," singkatnya. (MB)