Bengkulu, eWarta.co -- Musyawarah Daerah (Musda) IX Organda Bengkulu menetapkan Tharmizi sebagai Ketua DPD Organda Bengkulu periode 2026–2031 secara aklamasi. Penetapan berlangsung dalam forum Musda yang digelar di Aula Pertemuan Hotel Putri Gading Cempaka, Sabtu 25 April 2026.
Musda tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Organda yang juga Direktur Utama PO SAN, Kurnia Lesani Adnan. Kehadirannya menjadi penanda perhatian pengurus pusat terhadap dinamika dan arah pengembangan sektor transportasi darat di Bengkulu.
Dalam sambutannya, Kurnia menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Tharmizi memimpin Organda Bengkulu. Ia menegaskan bahwa Organda merupakan wadah asosiasi yang dibentuk pemerintah untuk mengayomi sekaligus mengonsolidasikan kepentingan transportasi nasional.
“Yang pertama saya ucapkan selamat untuk Bapak Haji Tarmizi terpilihnya kembali menjadi Ketua DPD Organda Provinsi Bengkulu beserta pengurus di periode 2026-2031. Yang pasti, Organda ini wadah asosiasi yang ditunjuk dan dibentuk oleh pemerintah untuk mengayomi dan mengkonsolidasikan kepentingan-kepentingan transportasi nasional,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadikan Organda Bengkulu sebagai ruang yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat, baik angkutan orang maupun barang, antar kota, dalam kota, hingga konektivitas antar kabupaten. Menurutnya, sektor transportasi tengah menghadapi perubahan cepat diera digital yang menuntut adaptasi dan pembenahan.
Kurnia juga menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha transportasi dan pemerintah daerah. Menurutnya, regulasi yang baik harus dapat diterapkan di lapangan, sementara pelaksanaan teknis juga memerlukan dasar hukum yang jelas.
“Jangan sampai pemerintah membuat regulasi yang tidak bisa kita implementasi, tapi kita mengimplementasi tidak dengan payung hukum regulasi. Disini gunanya semoga DPD Organda Bengkulu bisa menjadi katalisator untuk kepentingan itu,” katanya.
Dengan terpilihnya kembali Tharmizi, publik kini menanti langkah konkret Organda Bengkulu dalam mendorong transportasi yang berkeselamatan, humanis, profesional, serta mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat ditengah perubahan zaman. (Cik)









