SELUMA, eWarta.co -- Proyek pengadaan barang dan jasa berupa pembangunan baru gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa padang capo ulu kecamatan Lubuk Sandi diperikirakan molor, hal tersebut disebabkan oleh akses jalan yang dilewati untuk membawa bahan bangunan sangat buruk terlebih lagi saat musim hujan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma Rudi Syawaludin mengatakan, berdasarkan pantauan dilapangan, meskipun diperkirakan bakal melewati batas waktu pengerjaan (molor), namun secara bertahap material bangun sudah sampai di lokasi pembangunan dan pembangunan sudah berjalan.
"Untuk pembagunan pustu di Padang capo itu jelas ada kendala dan ada diketerlambatan, meskipun begitu mereka sudah bekerja, secara bertahap material sudah masuk, kemungkinan itu selesai sudah melewati bulan Oktober, " Sampainya, Senin (29/9/2025).
Rudi Syawaludin juga mengatakan, untuk rehab 7 pustu hingga saat juga sudah berjalan, bahkan 3 pustu sudah Provisional Hand Over (PHO) atau Serah Terima Pertama hasil pekerjaan.
" Sudah ada tiga yang sudah mengajukan PHO yakni pustu yakni pustu mekar jaya, purbosari dan air kemuning. Itu sudah kita cek tinggal lagi ada yang perlu diperbaiki sedikit, " Sambungnya.
Ditambahkan, berdasarkan kontrak kerja, 1 pekerjaan pembangunan dan 7 rehab pustu akan berakhir di bulan Oktober, namun untuk pembangunan pustu di Desa Padang capo ulu diperkirakan akan melewati batas waktu pengerjaan.
"Untuk kontrak kerja yang rehab itu di bulan kalau tidak salah itu di bulan Oktober dan sudah selesai semua, " Jelasnya.
Rudi juga menambahkan, saat ini Dinas Kesehatan juga sudah menyiapkan petugas kesehatan yang nantinya akan bertugas di pustu Padang Capo ulu.
"Untuk petugas sudah kita siapkan, idealnya minimal satu pustu itu satu bidan dan satu perawat yang standby di situ, kemudian ditambah dan dua orang kader dari Desa, " Tutupnya. (Rns)









