Tambang FBA Dikuasai Emak-emak, Ancam Terus Bermalam Jika Tuntutan Tak Dipenuhi

Create: Fri, 24/12/2021 - 10:26
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Pasukan emak-emak warga Desa Pasar Seluma setelah siang harinya berhasil menduduki tambang pasir besi, aksi berlanjut dengan bermalam di areal tambang sampai tuntutan mereka dipenuhi. 

Tuntutan emak-emak ini ialah, menghentikan aktifitas tambang dengan mengeluarkan alat-alat di areal tambang, dan berkeras tidak ada penambangan di pesisir barat, karena dinilai menimbulkan kerusakan dampak lingkungan, apabila belum dipenuhi mereka masih akan nekat untuk bermalam pada malam selanjutnya. 

"Tuntutan masih sama yaitu menghentikan aktivitas tambang di sini, dengan keluarkan alat-alatnya pergi keluar dari Pasar Seluma, kalau tuntutan tidak dipenuhi kami akan terus bermalam di sini," ungkap Zemi pada Jumat (23/12/2021). 

Selain bertahan dilokasi tambang, ia meminta Bupati Seluma bisa menemui mereka di lokasi tambang dan mendengarkan mereka. 

"Kami mintak kepada Bupati Seluma untuk segera hadir menemui kami disini, kami yakin Bupati akan menemui kami, karena Bupati yang dipilih oleh rakyat bukan dari pihak tambang," sambungnya. 

Terkait pro dan kontra dan polemik yang terjadi di masyarakat, akibat kaum bapak-bapak sudah terpecah belah maka emak-emak berinisiatif untuk bergerak memperjuangkan hak masyarakat Desa Pasar Seluma. 

"Kami melakukan aksi ini atas inisiatif kami sendiri, tanpa instruksi siapapun, saya perhatikan pada kaum bapak-bapak perpecahan pro dan kontra semakin memanas takut hal ada hal yang tidak diinginkan maka kami saja yang bergerak," ujar Zemi. 

Demi menjaga keamanan di lokasi, pihak Polres Seluma mengerahkan 50 personil di areal tambang untuk berjaga-jaga agar kondisi selalu aman dan kondusif. 

"Kami mengirim sekitar 50 personil ke sini untuk mengamankan dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti bentrok antar warga dan bentrok dengan pihak perusahaan, semoga aksi mereka berjalan dengan tertib," kata  Kasat Sabhara Polres Seluma iptu Suwarjo. 

Sementara itu, dari pantauan awak media ini dilokasi tambang pada pagi ini emak-emak masih bertahan dengan membawa anak-anak mereka, dengan tidur beralaskan terpal. (Nandar)