BENGKULU,eWARTA.co -- Aktivitas perawatan jalan di lintas Kabupaten Seluma yang tak kunjung diselesaikan membahayakan pengendara. Terkusus bagi pengendara roda dua yang kerap terjebak dalam lubang jalan yang dibor mencapai setengah jengkal.
Menurut pantauan ewarta.co dari perbatasan Kota Bengkulu hingga Tais, di sepanjang jalan tersebut terdapat galian aspal yang mengangga di badan jalan.
Yang anehnya setelah dilakukan penggalian aspal yang direncanakan dibagun tambal sulam itu, dibiarkan begitu saja.
Warga Sukaraja Seluma, Maya (25) mengatakan tambal sulam jalan sudah berlangsung sejak satu bulan lalu. Namun jalan yang dibor sepanjang lintas Seluma Alap tak kunjung dilakukan pengaspalan.
Sehingga lanjutnya, dalam keadaan hujan atau pada malam hari ada banyak pengendara yang terpaksa terjebak lubang jalan yang sengaja dipasang ini.
"Sering juga harus berhadapan dengan mobil yang lebih besar karena penyempitan jalan di sisi kiri-kanan," katanya saat menunjuk jalan tambal sulam di area Desa Cahaya Negeri.
Bahkan belum lama ini, terjadi kecelakaan lalulintas antara mobil dengan pemotor di lintas tersebut.
Masyarakat mengharapkan kepada kontraktor yang mengerjakan jalan tersebut supaya dipercepat dilakukan perbaiki kembali aspal tambal sulam itu sebelum bertambah korban kecekalaan lainnya.
“Jangan melakukan pekerjaan hanya separoh hati. Apakah kontraktor itu tidak mempunyai modal, bila tak ada modal untuk apa dilakukan pekerjaan,” ujar Maya dengan nada penuh kesal. (Bisri)









