KEPAHIANG,eWARTA.co - Belasan pemuda Desa Talang Karet Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang menginisiasi taman baca aksara di hari Sabtu dan Minggu setiap pekannya.
Salah satu penggagas taman baca, Suheri mengatakan kegiatan ini berbentuk kegiatan sosial yang dilaksanakan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tanpa memungut biaya.
Sasaran kegiatan ini, kata dia, utamanya adalah anak TK, anak di sekolah dasar, siswa-siswi sekolah menengah.
"Kami berkeinginan agar anak-anak dan masyarakat desa tidak buta aksara. Dengan taman baca masyarakat boleh belajar dan membaca sepuasnya," kata Heri, Minggu (14/3/2021).
Heri mengatakan, pihaknya tidak ingin anak-anak mengalami ketertinggalan belajar. Apalagi pada masa pandemi COVID-19 ini, siswa dihadapkan pada masa yang sulit di mana akses belajar dibatasi dan pelayanan Taman Baca Aksara jadi suatu alternatif belajar sembari bermain.
Heri mengatakan, puluhan anak setiap pekannya mengunjungi taman baca ini untuk belajar dan bermain.
Anak-anak yang hadir di taman baca tersebut tampak ceria dan terlihat begitu bersemangat membaca buku-buku yang disediakan oleh para penggagas.
Heri mengungkap, salam mewujudkan masyarakat gemar belajar melalui gemar membaca, taman bacaan ini memainkan peranan yang sangat penting dan strategis karena taman baca berdiri oleh, untuk, dan berada di tengah-tengah masyarakat.
"Adanya taman baca di desa-desa tentu dapat berfungsi sebagai suatu pusat sumber belajar di tengah-tengah masyarakat," kata dia.
Berdirinya Taman Baca Aksara diprakarsai secara swada tentu membutuhkan dukungan dan dorongan dari kalangan masyarakat dan instansi pemerintah. Dukungan tersebut bisa berupa donasi buku maupun alat kelengkapan belajar yang tentu sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Heri mengatakan, bagi para calon donatur dan dermawan dapat mengikuti atau menggali lebih luas di sosial media Taman Baca Aksara melalui instagram @tamanbacaaksara maupun laman facebook @Taman Baca Aksara. [Bisri]









