Tajemtra 2026 Tembus 25.613 Peserta, Pemkab Jember Dorong Dampak Ekonomi lewat Sport Tourism

Create: Sat, 05/09/2026 - 05:52
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co -- Gelaran Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) mencetak rekor baru. Sebanyak 25.613 peserta resmi terdaftar, menjadikannya jumlah partisipan terbanyak dalam kurun sepuluh tahun terakhir.

​Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, menyampaikan bahwa Tajemtra tahun ini dirancang tak sekadar sebagai ajang olahraga tahunan, melainkan sebagai wadah sport tourism untuk memutar roda perekonomian daerah.

​"Tajemtra 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dikembangkan sebagai sport tourism yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat Jember," ujar Regar.

​Ia menjelaskan, pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, jumlah peserta belum pernah menembus angka 20 ribu. Dengan melonjaknya jumlah peserta serta kerumunan warga di sepanjang rute 30 kilometer, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis transaksi UMKM lokal akan meningkat pesat.

​Guna mengantisipasi tingginya mobilitas massa, Pemkab Jember bersama aparat keamanan telah mematangkan rekayasa lalu lintas dan skenario pengamanan.

​"Polres Jember menyiagakan sekitar 500 personel untuk mengawal jalannya acara. Selain itu, seluruh kekuatan Satpol PP dikerahkan di sepanjang rute Tanggul–Jember maupun di jalur pengalihan," jelas Regar.

​Ia menegaskan bahwa jalur utama harus steril dari lalu lalang kendaraan non-panitia demi kenyamanan dan keselamatan peserta. Di sektor layanan kesehatan, panitia menyiapkan 50 unit ambulans beserta armada mobile home care yang bersiaga di sepanjang rute.

​Penyelenggaraan Tajemtra 2026 juga menghadirkan inovasi baru. Pertama kali sejak tradisi ini dimulai pada 1977, sebanyak 29 grup drumband akan tampil secara estafet mengiringi peserta mulai dari Alun-Alun Tanggul hingga titik akhir di Alun-Alun Nusantara Jember.

​"Kehadiran drumband tidak hanya menjadi hiburan bagi para peserta, tetapi juga dirancang untuk meningkatkan animo masyarakat agar datang menyaksikan keramaian ini," tambahnya.

​Mengakhiri keterangannya, Regar mengimbau seluruh peserta dan penonton untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta fasilitas umum di sepanjang jalur yang dilalui.

​"Mari kita jadikan Tajemtra sebagai pesta rakyat yang tidak hanya meriah, tetapi juga membawa manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat Jember," pungkasnya. (hafit)