JAKARTA, eWarta.co – Senator Bengkulu sekaligus Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, menyampaikan kebanggaannya atas kiprah dua pelajar asal Provinsi Bengkulu yang dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Nasional pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Keduanya yakni M. Aryo Wira Zandhyka Y dan Nadinee yang menjalankan tugas dalam rangkaian upacara peringatan detik-detik Proklamasi dan penurunan bendera di tingkat nasional.
Sultan mengatakan kehadiran Aryo dan Nadinee di Istana menjadi kebanggaan sekaligus mengundang rasa haru karena keduanya dapat mewakili Bengkulu dalam momentum kenegaraan. Namun, hingga kini Sultan belum sempat bertemu langsung dengan kedua pelajar tersebut karena jadwal mereka masih mengikuti agenda dan pembinaan bersama pelatih setelah pelaksanaan tugas.
“Sebuah kebanggaan dan terharu bisa sama-sama menjadi wakil dari kampung halaman di Bengkulu menjalankan tugas di Istana. Saya berharap suatu saat nanti bisa ketemu mereka berdua,” ujar Sultan.
Aryo yang merupakan pelajar SMAN 7 Kota Bengkulu mendapat kepercayaan sebagai pembentang bendera Sang Saka Merah Putih dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara Nadinee, pelajar SMAN 2 Kota Bengkulu, bertugas dalam Pasukan Saf 4 Kiri pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih.
Menurut Sultan, keterlibatan putra-putri Bengkulu dalam Paskibraka Nasional menjadi kebanggaan tersendiri karena hampir setiap tahun perwakilan Bengkulu mendapat kepercayaan menjalankan tugas dalam upacara kenegaraan di tingkat nasional. Ia menilai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pelajar dari daerah mampu bersaing dan mendapat kepercayaan di tingkat nasional.
Sultan memberikan apresiasi kepada Aryo dan Nadinee yang telah membawa nama Provinsi Bengkulu dalam momentum penting peringatan kemerdekaan. Ia berharap pengalaman selama menjadi bagian dari Paskibraka Nasional dapat menjadi bekal bagi keduanya untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
“Teruslah menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia. Kalian adalah bagian dari wajah Indonesia hari ini dan pemimpin masa depan,” katanya.
Sultan menilai keterlibatan generasi muda dalam peringatan kemerdekaan bukan sekadar menjalankan tugas seremonial. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, serta rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Ia berharap prestasi Aryo dan Nadinee dapat menginspirasi pelajar lainnya di Bengkulu untuk terus berprestasi dan berani mengukir pencapaian di tingkat nasional. “Dari daerah untuk Indonesia,” menjadi semangat yang ditekankan Sultan dalam mengapresiasi kiprah kedua pelajar tersebut.










