SELUMA, eWarta.co -- Meskipun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berjalan lebih kurang satu tahun di Kabupaten Seluma, ribuan pelajar di satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD sederajat, hingga SMA sederajat, serta ibu hamil dan balita di Kabupaten Seluma belum merasakan manfaat program dari Pemerintah Pusat ini.
Reno Finarta, Korwil SPPG Kabupaten Seluma menjelaskan, di wilayah Kabupaten Seluma saat ini sudah ada 27 SPPG MBG, namun baru 11 unit yang sudah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pelajar, ibu hamil, dan balita. Sementara itu, 16 dapur SPPG MBG lainnya masih menunggu kelengkapan izin operasional.
SPPG MBG yang sudah beroperasi saat ini belum mampu meng-cover seluruh kebutuhan di setiap sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah Kabupaten Seluma. Saat ini, lebih dari 50 persen pelajar di Kabupaten Seluma belum merasakan manfaat MBG.
"SPPG MBG di Seluma ini totalnya ada 27, yang sudah beroperasi itu ada 11 SPPG. Sekitar 60-70 persen belum ter-cover, mulai dari sekolah-sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita di Kabupaten Seluma," sampainya, Kamis (25/6/2026).
Reno kembali menjelaskan bahwa belum ter-covernya seluruh sekolah di Kabupaten Seluma saat ini disebabkan oleh masih kurangnya jumlah SPPG MBG. Saat ini, BGN perwakilan Seluma masih menunggu yayasan untuk bekerja sama mengelola SPPG MBG.
"Kita masih menunggu persiapan. Jadi BGN ini bekerja sama dengan pihak kedua atau rekanan, dalam hal ini yayasan. Jadi pihak kedua ini akan bekerja sama dengan BGN. Pihak kedua yang akan melakukan pembangunan dapur SPPG MBG, penyediaan peralatan, dan sarana prasarana lainnya, kemudian baru BGN yang mengoperasikan. Nanti ada Perjanjian Kerja Sama (PKS)," tutupnya. (Rns)









