BENGKULU, eWarta.co — Hydroplus Sirkuit Nasional (SIRNAS) B Bengkulu Tahun 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tujuh hari, 17–22 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Sportatorium Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) itu ditutup dengan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dan Ketua PBSI Bengkulu Suharto.
Ketua PBSI Bengkulu Suharto menilai pelaksanaan SIRNAS B berjalan aman dan lancar berkat dukungan berbagai pihak. Ia menyampaikan apresiasi kepada Djarum Group, pemerintah daerah, kepolisian, serta seluruh pihak yang membantu penyelenggaraan selama satu pekan.
Suharto juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, evaluasi diperlukan agar penyelenggaraan event bulutangkis di Bengkulu ke depan dapat semakin baik.
Ia menilai kehadiran SIRNAS B memberikan dampak positif terhadap perkembangan olahraga di Bengkulu. Menurut Suharto, kompetisi tingkat nasional dapat menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian pemerintah terhadap pembinaan atlet dan memperkuat semangat masyarakat dalam berolahraga.
“Olahraga itu bisa menyatukan seluruh masyarakat dari mana pun di Indonesia,” kata Suharto. Ia berharap Bengkulu kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah SIRNAS dengan level lebih tinggi.
Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menyebut penyelenggaraan SIRNAS B menjadi kebanggaan bagi daerah. Ia menilai pelaksanaan selama tujuh hari sejak 17 Agustus hingga 22 Agustus berjalan baik dan sesuai dengan harapan.
Herwan mengatakan pemerintah daerah akan mendorong agar Bengkulu mendapat kesempatan menjadi tuan rumah SIRNAS A pada 2027. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan pembenahan dari sisi penyelenggaraan dan kesiapan daerah.
“Harapan kita nanti kembali Provinsi Bengkulu pada tahun 2027 dapat diberikan peluang untuk menjadi tuan rumah untuk sirkuit yang lebih besar, yaitu Sirkuit A,” ujar Herwan. Ia meminta PBSI Bengkulu dan KONI menjadikan pelaksanaan SIRNAS B sebagai bahan evaluasi untuk mempersiapkan diri menghadapi event yang lebih besar.
Menurut Herwan, sejumlah aspek masih perlu diperkuat, terutama sarana dan prasarana, teknis penyelenggaraan, promosi, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi catatan bersama agar Bengkulu semakin siap dan memenuhi standar sebagai tuan rumah kompetisi nasional.
Herwan juga memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh perangkat yang terlibat dalam pelaksanaan SIRNAS B Bengkulu. Ia menilai keberhasilan kegiatan ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan terhadap Bengkulu dalam penyelenggaraan event olahraga nasional.










