Bengkulu, eWARTA.co -- Kementerian PPPA menyebutkan Pemerintah Kota Bengkulu masih memiki pekerjaan rumah untuk menuju predikat kota layak anak (KL) yang lebih tinggi lagi.
Hal ini ia sampaikan Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus, Elvi Hendrani saat mengecek beberapa sampel lokasi untuk persiapan Kota Layak Anak, Minggu (3/7/2022).
“Dari beberapa indikator layak anak itu dari berbagai cluster, menurut kami ini masih banyak PR pelaksanaanya serta masih perlu dikuatkan lagi,” tutur Elvi, Senin (4/7/2022).
Kendati ada beberapa cacatan, Elvi juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dihadirkan Pemkot untuk membuat Kota Bengkulu menjadi kota layak anak.
Penilaian yang dilakukan Kementerian PPA dilakukan di antaranya mulai dari Dinas Dukcapil, dilanjutkan ke LPKA, Kelurahan ramah anak, taman bermain anak hingga ke PAUD dan panti asuhan.
Elvi membeberkan, menuju Kota Layak anak harus melibatkan berbagai pihak sesuai indikator yang diberikan.
“Mulai kepala daerah, kepala OPD, semuanya bersatu. Karena Kota Layak Anak itu sistem, jadi tidak bisa hanya Dinas P3AP2KB saja,” tambahnya.
Agar KLA tercapai, Elvi meminta Pemkot Bengkulu menggandeng berbagai stakeholder untuk melakukan sosialisasi KLA berkala.
“Sosialisasi kepada masyarakat dari semua unsur, mulai dari lembaga masyarakat, dunia usaha, pemerintah daerah, media massa, dari perguruan tinggi. Jadi semuanya memang harus bergerak,” jelasnya.









