Sidak Pembangunan Kampung Nelayan, Dewan Temukan Perusahaan Tak Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

Create: Thu, 30/10/2025 - 18:15
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co -- Anggota DPRD Seluma sidak lokasi pembangunan kampung nelayan merah putih yang terletak di Desa Penago 1 kecamatan Ilir Talo. 

Sidak tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat sekitar mengenai PT Karsa Prabala selaku pemegang proyek bangunan hanya memperkerjakan masyarakat lokal sekitar 7-10 orang dan selebihnya pekerja didatangkan dari luar wilayah Provinsi Bengkulu. 

Anggota DPRD Seluma Zulhendrizal Menyampaikan, sidak tersebut dilakukan untuk mengetahui kebenaran informasi yang dirinya terima. Dirinya merasa dengan didatangkannya tenaga kerja dari luar Daerah ini tentunya kurang terserapnya masyarakat sekitar untuk bekerja. 

"Ini kita anggota DPRD Seluma turun ke bawah sudah pasti ada laporan dari masyarakat, makanya untuk memastikan laporan tersebut kita langsung meninjau langsung ke lokasi terkait benar atau tidaknya laporan tersebut. 

"Masyarakat beberapa hari terakhir mengeluhkan mengenai ketenagakerjaan yang mana hanya beberapa orang masyarakat di sekitar sini yang di akomodir untuk bekerja di sini oleh pihak perusahaan," Sampainya, Kamis (30/10/2025). 

Dijelaskan, berdasarkan pengakuan pihak pemegang proyek pengerjaan, pihaknya mengakui bahwa saat ini hanya lebih kurang 10 orang masyarakat lokal yang diperkerjakan didalam pembangunan kampung nelayan merah putih.

Selebihnya pihak perusahaan mendatangkan pekerja dari luar wilayah Bengkulu. Pihak kontraktor beralasan mereka sengaja mendatangkan pekerja dari luar Daerah karena dalam pembangunan gedung juga memerlukan skli khusus. 

"Tadi sudah kita tanyakan ke pihak perusahaan dan insyaallah itu akan di akomodir. Yang didatangkan beberapa waktu yang lalu itu tenaga kerja dari luar daerah atau dari jawa yang memang menurut keterangan dari pihak perusahaan tenaga kerja yang didatangkan merupakan tenaga kerja yang memiliki skil khusus, " Sambungnya. 

Terpisah, Mariandi manager proyek PT Karsa Prabala mengakui bahwa, saat ini tenaga kerja lokal yang diperkerjakan berjumlah lebih kurang 10 orang. Bukan menutup peluang masyarakat sekitar untuk bekerja, namun kebutuhan tenaga kerja yang diinginkan belum terlalu banyak. 

"Bukan menutup peluang kerja masyarakat untuk bekerja itu engak, jadi baru kami berdasarkan sekitar 10 orang, sisanya memang kami datangkan dari Jawa yang pekerjaan nya memang membutuhkan skil khusus, " Jelasnya. (Rns)