REJANG LEBONG, eWarta.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, SSTP., M.Si., memimpin Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di halaman Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Rejang Lebong yang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Dalam amanatnya, Hendri menegaskan Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali untuk memperoleh data yang lengkap dan akurat mengenai kondisi serta perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, hingga evaluasi berbagai program pemerintah di tingkat pusat maupun daerah.
“Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang bertujuan memperoleh data yang lengkap dan akurat mengenai seluruh aktivitas ekonomi. Data tersebut akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan ekonomi, serta evaluasi berbagai program pembangunan,” ujar Hendri.
Ia menekankan bahwa pembangunan yang efektif harus didukung oleh data yang berkualitas. Tanpa data yang akurat, kebijakan yang disusun berisiko tidak tepat sasaran dan kurang memberikan dampak optimal bagi masyarakat. Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dinilai sangat penting untuk memetakan struktur ekonomi daerah, perkembangan UMKM, hingga potensi usaha berskala besar di Rejang Lebong.
“Melalui sensus ini kita akan memperoleh gambaran yang jelas mengenai kondisi perekonomian daerah. Informasi tersebut dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan investasi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Hendri juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, pelaku usaha, serta masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas. Ia berpesan agar seluruh petugas sensus bekerja dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab serta menjaga kerahasiaan data responden.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Rejang Lebong, Dwi Yogo Supriyanto, SST., M.E., menjelaskan pihaknya telah menyiapkan 280 petugas sensus yang akan melakukan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Rejang Lebong yang mencakup 15 kecamatan. Data yang dihimpun meliputi jenis usaha yang dijalankan masyarakat, data individu dan keluarga, serta berbagai informasi pendukung lainnya yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi.
“Kami berharap masyarakat dapat memberikan informasi yang jujur dan lengkap kepada petugas sensus sehingga data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Dwi Yogo.
Apel siaga tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Iwan Sumantri, Kasdim 0409/Rejang Lebong Mayor Inf. Asriwuri Hendra Dewa, Kepala Bappeda Afreda Rotua Purba, sejumlah kepala OPD, serta sekitar 180 petugas sensus dari Kecamatan Curup, Curup Tengah, Curup Selatan, Curup Timur, dan Curup Utara. Kegiatan ditutup dengan penyematan rompi kepada dua petugas sensus dan penandatanganan deklarasi dukungan sebagai simbol dimulainya Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Rejang Lebong.









