BENGKULU,eWARTA.co -- Pergantian antar waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu Imron Rosyadi dari Partai Golkar dan dan Edison Simbolon dari Demokrat belum direncanakan.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) M Rizal mengatakan pihaknya masih menungggu usulan nama PAW dari pengurus partai masing-masing.
"Maunya kedua anggota PAW bisa dilantik bersamaan. Tapi jika belum ada kepastian, bisa saja dari Demokrat dilantik lebih dahulu," kata Rizal, Senin (15/2/2021).
Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Golkar Rohidin Mersyah mengatakan belum akan menujuk pengganti Imron Rosyadi yang mundur saat pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bengkulu 2020 lalu.
"Kami akan memproses PAW setelah pelantikan gubernur dan wakil gubernur," katanya.
Sementara itu, Partai Demokrat justru telah mengusulkan PAW untuk menggantikan Edison Simbolon yang juga mengundurkan diri saat maju Pilkada di Kabupaten Seluma di waktu yang sama.
"Untuk penggantinya adalah Risman Sipayung, dan dikabarkan proses pelantikannya menunggu usulan dari Partai Golkar agar bisa menghemat anggaran," kata Rizal. (Bisri)









