SELUMA, eWarta.co – Pemerintah Kabupaten Seluma menggelar Kirab Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 2.003 meter dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang merupakan gagasan Bupati Seluma ini berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB.

Kirab dimulai dari halaman Kantor Bupati Seluma dan berakhir di Masjid Agung Baitul Falihin, Tais. Pesertanya meliputi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelajar tingkat SMP, perwakilan kecamatan, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta personel TNI dan Polri.
Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, SE., M.SE., M.A., menjelaskan bahwa panjang bendera 2.003 meter dipilih sebagai penanda berdirinya Kabupaten Seluma, yaitu pada tahun 2023. Keterlibatan berbagai elemen — mulai dari pemerintah, pelajar, TNI-Polri, hingga masyarakat — melambangkan kesatuan dan persatuan dalam membangun daerah ke depan.
"Angka 2.003 bermakna tahun lahirnya Kabupaten Seluma. Dengan membentangkan bendera ini, Seluma turut bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembentangan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat menunjukkan persatuan dalam pembangunan daerah. Semoga kegiatan ini juga menumbuhkan semangat nasionalisme," ujarnya.
Diketahui, Pemkab Seluma rutin membagikan bendera kepada masyarakat setiap tahun dalam rangka memperingati HUT RI. Khusus tahun 2026, kegiatan ini dikemas dalam bentuk kirab dan pembentangan bendera raksasa. Selanjutnya, bendera tersebut rencananya akan dipotong dan dibagikan kepada masyarakat luas.
"Setiap tahun kita memang rutin membagikan bendera. Namun tahun ini kita selenggarakan kirab sekaligus pembentangan. Nanti bendera akan dipotong sesuai ukuran dan dibagikan kepada warga," sambung Sekda.
Terkait pelaksanaannya, anggaran kegiatan ini diperkirakan sekitar 30 juta rupiah, yang dikumpulkan melalui dukungan OPD dan partisipasi masyarakat. "Anggaran dikelola seefisien mungkin. Sebagian besar dibantu oleh OPD dan sumbangan masyarakat, diperkirakan sekitar 30 juta rupiah," tutupnya. (Adv/Rns)










