BENGKULU, eWarta.co— Pembangunan rumah warga terdampak gempa bumi di kawasan Betungan, Kota Bengkulu, yang dibantu Pemerintah Provinsi Bengkulu kini memasuki tahap akhir. Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut janji Gubernur Bengkulu Helmi Hasan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan pembangunan rumah korban gempa dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, Pemprov Bengkulu membangun sembilan unit rumah.
“Waktu terjadi gempa di Betungan saat itu, Pak Gubernur menyampaikan akan membantu pembangunan rumah korban yang rusak. Alhamdulillah, janji kepada warga hampir tuntas,” kata Tejo.
Selain sembilan unit yang dibangun Pemprov Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu membangun empat unit rumah. Pemprov Bengkulu kemudian kembali menambah pembangunan empat unit rumah sehingga total rumah yang dibangun melalui bantuan pemerintah mencapai 17 unit.
“Awalnya sembilan unit dibangun Provinsi, empat dibangun Kota, dan tambahan terakhir empat lagi dibangun Provinsi,” ujarnya.
Tejo menyebutkan, saat ini sekitar lima unit rumah masih dalam proses pengerjaan dan telah memasuki tahap akhir. Pengerjaan terus dilakukan setiap hari dan ditargetkan segera selesai.
“Setiap hari pengerjaannya terus dilakukan. Insyaallah segera selesai,” katanya.
Ia menjelaskan, pembangunan rumah tersebut menggunakan anggaran Dana Peduli Bencana Bengkulu yang berada di Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Provinsi Bengkulu. Dana tersebut salah satunya berasal dari bantuan Bhayangkari Mabes Polri.
“Yang digunakan itu Dana Peduli Bencana Bengkulu yang ada di Biro Pemkesra, salah satunya bantuan dari Bhayangkari Mabes Polri,” jelas Tejo.










