JEMBER, ewarta.co – Ribuan anak tampak padu dan antusias melukis celemek secara bersamaan di Alun-Alun Jember Nusantara. Aksi massal ini membawa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi memecahkan dua Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Senin (10/8/2026).
Target awal yang dipatok sebanyak 2.000 peserta berhasil terlampaui. Berdasarkan verifikasi ketat tim MURI sejak pagi hari, tercatat sebanyak 2.632 anak sukses menyelesaikan lukisan di atas celemek mereka.
Capaian angka tersebut melampaui rekor nasional sebelumnya yang hanya mencatatkan 500 peserta.
"Dari 2.000 peserta yang diusulkan, setelah diverifikasi sejak pagi, tercatat sebanyak 2.632 peserta berhasil melukis celemek siang ini," ungkap perwakilan MURI saat mengumumkan hasil rekor di atas panggung utama.
Tak hanya itu, Kabupaten Jember juga menyabet rekor MURI kedua untuk kategori kegiatan anak dengan keterlibatan peserta disabilitas terbanyak. Sebanyak 248 anak penyandang disabilitas turut ambil bagian menggoreskan kreativitas mereka, mematahkan rekor terdahulu yang berada di angka 200 peserta.
Dua piagam penghargaan MURI diserahkan secara langsung kepada Pemkab Jember. Penghargaan serupa turut dianugerahkan kepada Bunda PAUD Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, beserta seluruh jajaran penyeleggara yang terlibat.
Pencapaian ganda ini kian memperpanjang daftar rekor MURI yang dikoleksi oleh Kabupaten Jember. Sebelumnya, daerah berjuluk Bumi Pandhalungan ini telah menorehkan sejumlah catatan rekor nasional, di antaranya:
* Karya Puisi Disabilitas Terbanyak (400 karya) pada 2 Mei 2024.
* Bendera Terbesar pada 26 September 2003.
* Kirab Ancaan Agung Terbanyak (480 ancaan) pada 24 September 2025.
Bunda PAUD Jember, Ghyta Eka Puspita, menyampaikan harapannya agar momen bersejarah ini menjadi pemantik semangat baru bagi tumbuh kembang anak-anak di Jember.
"Mudah-mudahan tidak hanya berhenti pada rekor MURI hari ini, tetapi bisa memicu semangat-semangat yang lebih luar biasa lagi ke depannya. Kalian semua hebat!" tegas Ghyta memberi apresiasi.
Peringatan HAN 2026 di Kabupaten Jember ini menjadi bukti nyata bahwa pemberian ruang kreativitas yang ramah dan inklusif bagi seluruh anak mampu melambungkan nama daerah hingga ke kancah nasional.
Penulis: Hafit










