BENGKULU,eWARTA.co -- Shigor Bengkulu mendapat gedung fasilitas belajar baru sejak didirikannya yayasan Siswa Gontor ini di Bengkulu. Gedung semi permanen berukuran 30 X 7 m² dengan kontruksi 70 baja ringan ini tampak elegan berdiri disamping Masjid Al Barr Kota Bengkulu.
Peresmian gedung diawali dengan khataman dan tasyakuran akan kelulusan anak-anak calon pelajar Shigor angkatan ke-4, dihadiri oleh tokoh masyarakat dan wali-wali santri dari berbagai daerah di Bengkulu bahkan dari Mukomuko dan Bintuhan Kaur.
Pendiri Shigor Bengkulu H Agususanto mengatakan gedung ini dibangun hasil swadaya masyarakat yang dikelola oleh Yayasan Baqiyatusshalihat.
"Sejak Shigor angkatan pertama, kami menggunakan Masjid Al Barr menjadi pusat pembelajaran, namun saat ini sudah tidak cukup lagi," ucap Ustaz Anto, Senin (13/9/21).
Untuk itulah pihaknya mencoba bermusyawarah dengan Yayasan Baqiyatusshalihat yang memiliki lahan tempat agar dijadikan sebagai penunjang pendidikan.
"Alhamdulillah direspons baik dan dimulailah pembangunan gedung semi permanen ini,” sambung Ustaz Anto.
"Gedung ini kami beri nama Syanggit, dengan harapan dapat tumbuh subur kedermawanan dan keikhlasan para pendidik, santri-santri serta wali santrinya seperti yang telah terbukti dari Pondok Syanggit di Mauritania Afrika Utara," tutur lulusan Al-Azhar Univsity Kairo, Mesir itu.
Anto mengatakan Shigor Bengkulu, setelah sukses mengantarkan 120 orang calon pelajar asal Provinsi Bengkulu ke Gontor menyisahkan banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan bersama salah satunya fasilitas pembelajaran atau ruang belajar yang sudah tidak mencukupi lagi.
Anto menceritakan latarbelakang kehadiran Shigor Bengkulu karena banyak yang mencoba ikut ujian masuk Gontor namun harus pulang karena tidak lulus.
"Untuk itulah pergerakan Shigor Bengkulu ini perlu dibela, dibantu dan diperjuangkan dengan cara apapun yang dapat dilakukan baik moril maupun materil, agar lahir ulama-ulama dari Provinsi Bengkulu ini," ujar Anto.
Sejak kehadiran Shigor Bengkulu sudah 204 orang putra-putri terbaik Bengkulu masuk Pondok Moderen Gontor. Peningkatan kuantitas yang begitu pesat dibandingkan sebelum kehadiran Shigor Bengkulu yang belum terkoordir dan tersistem dengan baik. Ketika itu, .
Ia berharap dukungan dari masyarakat ini dapat maksimal dimanfaatkan Shigor Bengkulu untuk mendidik dan mempersiapkan calon-calon pelajar Gontor pada masa yang akan datang, walau belum sepenuhnya rampung. (Bisri)









